Mayat Tanpa Identitas dan Sudah Membusuk, Ditemukan Warga di Area Persawahan

Kompas.com - 17/02/2019, 08:00 WIB
Ilustrasi. THINKSTOCK Ilustrasi.

GRESIK, KOMPAS.com - Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas, ditemukan warga Desa Bulangkulon, Kecamatan Benjeng, Gresik, Jawa Timur, di area persawahan dengan kondisi sudah dalam keadaan membusuk dan hanya mengenakan celana pendek, Sabtu (16/2/2019).

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Supeno (53), warga desa setempat saat hendak membersihkan area sawah miliknya, yang sudah beberapa hari terakhir memang tidak sempat ditengok olehnya.

"Usai tercium bau busuk, saksi kemudian coba memeriksa di sekitar sawah miliknya dan menemukan mayat tersebut. Dia kemudian melaporkan kepada perangkat desa setempat, yang lantas melanjutkan melaporkan kejadian itu kepada kami," ujar Kapolsek Benjeng, AKP Zamzani, saat ditemui di kantornya, Sabtu (16/2/2019).

Baca juga: Dari Gonggongan Anjing, Warga Temukan Tulang Belulang Mayat Tanpa Identitas

Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian kemudian mendatangi lokasi kejadian dan langsung melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Namun dalam tubuh mayat tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, sekaligus petugas juga tidak menemukan identitas diri, dengan mayat kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

"Dugaan kami, sosok mayat tersebut adalah orang gila yang sempat berada di Desa Bulangkulon beberapa hari sebelumnya. Kondisi mayat saat ditemukan sudah dalam keadaan membusuk di makan belatung, dengan perkiraan sudah meninggal antara satu mingguan lebih," ucap dia.

Dugaan sementara

Terkait sosok mayat tersebut merupakan orang gila, juga dikuatkan dengan pengakuan Suwarno (60), salah seorang warga Desa Bulangkulon, Kecamatan Benjeng, Gresik.

Dia mengatakan, dua minggu sebelum mayat ditemukan sempat melihat orang gila masuk ke desanya dengan ciri-ciri identik dengan korban.

"Bahkan saat di lapangan, orang tersebut sempat mengalami kejang-kejang seperti orang sakit ayan," tutur Suwarno.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Regional
Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

Regional
Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

[POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

Regional
Gempa di Pangandaran Terjadi pada Jumat Malam

Gempa di Pangandaran Terjadi pada Jumat Malam

Regional
Malang, Fathan Dibunuh karena Menolak Dipinjami Uang

Malang, Fathan Dibunuh karena Menolak Dipinjami Uang

Regional
4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

Regional
Gubernur Gorontalo Usul Bukti Ikut Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

Gubernur Gorontalo Usul Bukti Ikut Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

Regional
Pura-pura Beli Kerupuk, Satu Keluarga Rampok Toko dan Bawa Kabur Rp 200 Juta, Satu Pelaku Hamil 8 Bulan

Pura-pura Beli Kerupuk, Satu Keluarga Rampok Toko dan Bawa Kabur Rp 200 Juta, Satu Pelaku Hamil 8 Bulan

Regional
Persediaan Alat Rapid Test Antigen di Kabupaten Semarang Menipis

Persediaan Alat Rapid Test Antigen di Kabupaten Semarang Menipis

Regional
Masalah Sampah di Pekanbaru Ditangani Polda Riau, Kemungkinan Ada Tersangka

Masalah Sampah di Pekanbaru Ditangani Polda Riau, Kemungkinan Ada Tersangka

Regional
Detik-detik Tubuh Ridwan Diterkam Buaya hingga Luka Parah, Korban Sempat Melawan

Detik-detik Tubuh Ridwan Diterkam Buaya hingga Luka Parah, Korban Sempat Melawan

Regional
Tangis Ibunda Fadly Satrianto, Pandangi dan Peluk Foto Anaknya Korban Sriwijaya Air SJ 182

Tangis Ibunda Fadly Satrianto, Pandangi dan Peluk Foto Anaknya Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Seorang Dukun Cabul di Pekanbaru Ditangkap Polisi

Seorang Dukun Cabul di Pekanbaru Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X