Curi Pompa Air, Dua Pemuda Babak Belur Dihajar Warga

Kompas.com - 13/02/2019, 19:55 WIB
Ilustrasi pencurian Kompas.com/ The Digital WayIlustrasi pencurian

BIMA, KOMPAS.com - Dua orang pemuda berinsial AK (19) dan AR (14), warga Desa Renda, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, ditangkap polisi karena mencuri mesin pompa air milik seorang warga di Desa Renda, Rabu (13/2/2019).

Kasubag Humas Polres Bima Iptu Hanafi mengatakan, sebelum diamankan petugas, AK dan AR sempat dihakimi warga hingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

"Pelaku AK menderita luka di bagian tubuhnya. Namun, pelaku tersebut saat ini sudah diamankan di mapolsek bersama dengan pelaku AR serta barang bukti dua unit mesin pompa air," ujar Hanafi sat dihubungi Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Dishub Kulon Progo Laporkan Kasus Pencurian Baterai Lampu Lalu Lintas

Hanafi mengatakan, kedua pemuda itu nekat mencuri mesin pompa air milik Suryar pukul 02.00 Wita. Saat itu Surya tidak berada di rumah.

Perbuatan para pelaku diketahui salah satu warga. Warga tersebut memanggil warga lainnya untuk menangkap pelaku.

Baca juga: 4 Pelaku Pencurian ATM Bank Jatim Ditangkap di Pintu Tol Ngemplak

"Dengan keadaan tersebut lalu dimanfaatkan kedua pelaku untuk mencuri dua unit mesin pompa air yang disimpan korban di bawah kolong rumah panggungnya," kata Hanafi.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Regional
Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Regional
Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Regional
Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Regional
22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

Regional
Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Regional
Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Regional
Main Tik Tok Bersama Cinta Laura saat Jabar Banjir, Ridwan Kamil Disentil Netizen

Main Tik Tok Bersama Cinta Laura saat Jabar Banjir, Ridwan Kamil Disentil Netizen

Regional
Melerai Perkelahian, Anggota Polisi Malah Dihajar hingga Terluka

Melerai Perkelahian, Anggota Polisi Malah Dihajar hingga Terluka

Regional
Kecelakaan di Tol Bawen, Gran Max Tabrak Truk, Satu Tewas

Kecelakaan di Tol Bawen, Gran Max Tabrak Truk, Satu Tewas

Regional
Sadis, Kepala Dusun di Bulukumba Bunuh Warganya, Kemaluan Dipotong, Mata Dirusak

Sadis, Kepala Dusun di Bulukumba Bunuh Warganya, Kemaluan Dipotong, Mata Dirusak

Regional
Dibuang, Bayi Baru Lahir Ditemukan di Selokan

Dibuang, Bayi Baru Lahir Ditemukan di Selokan

Regional
Jenazah Pasien Suspect Virus Corona di Semarang Dibungkus Plastik Sebelum Dimakamkan

Jenazah Pasien Suspect Virus Corona di Semarang Dibungkus Plastik Sebelum Dimakamkan

Regional
Kronologi Para Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas di NTT

Kronologi Para Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas di NTT

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X