Asrama Putri Sebuah Pondok Pesantren di Jayapura Terbakar

Kompas.com - 13/02/2019, 07:08 WIB
Kebakaran yang melanda asrama putri Pondok Pesantren DDI Jayapura, Selasa (12/2/2019) KOMPAS.com/ISTIMEWAKebakaran yang melanda asrama putri Pondok Pesantren DDI Jayapura, Selasa (12/2/2019)


TIMIKA, KOMPAS.com - Asrama putri Pondok Pesantren Yayasan Lembaga Tarbiyah Darud Da'wah Wal Irsyad (DDI) Jayapura, di Jalan Beringin, Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, terbakar pada Selasa (12/2/2019) sore.

Kebakaran yang menghanguskan bangunan berlantai tiga ini terjadi sekitar pukul 16.50 WIT.

Kebakaran diduga akibat korsleting listrik yang menyebabkan kabel lampu kamar putus dan jatuh di kasur milik santri putri berinisial R (17) di lantai satu.

Baca juga: Telkom Pulihkan Layanan Pasca Kebakaran STO di Ambon

Melihat adanya api, R kemudian meminta tolong kepada beberapa santri putra untuk menyiram dengan air, namun api tidak padam melainkan semakin membesar.

Warga sekitar pesantren mengetahui adanya kebakaran kemudian berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Bukannya padam, tetapi api semakin membesar dan merembat ke bangunan lantai 2 dan 3.

Seorang warga lainnya kemudian mendatangi Kantor PLN Entrop untuk meminta aliran listrik di jalur pasantren dipadamkan.

"Warga tersebut kemudian ke kantor pemadam kebakaran Entrop Distrik Jayapura Selatan untuk meminta petugas pemadam kebakaran agar segera datang ke TKP," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/2/2019) dini hari.

Kapolsek Jayapura Selatan Kompol Marthin Koagouw beserta jajarannya yang tiba di lokasi kejadian kemudian mengamankan TKP, dan ikut membantu memadamkan api.

Baca juga: Tim Labfor Polri Selidiki Penyebab Kebakaran Kantor Telkom di Ambon

Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIT, setelah 3 mobil pemadam kebakaran, 2 mobil penyuplai air, 12 mobil tangki air, dan satu mobil water canon milik Polda Papua diterjunkan.

"Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut," ujar Kamal.

Polisi belum dapat melakukan olah TKP pasca-kejadian dikarenakan bangunan masih dalam keadaan panas akibat kebakaran tersebut. Olah TKP direncanakan akan dilakukan, Rabu (13/2/2019).

"Olah TKP akan dilakukan setelah kondisi bangunan sudah dingin, untuk penyebab kebakaran belum bisa dipastikan karena menunggu hasil olah TKP," pungkas Kamal.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswi SMP Tinggal di Bekas Kandang Ayam: Saya Ingin Kerja dan Membelikan Ibu Rumah

Siswi SMP Tinggal di Bekas Kandang Ayam: Saya Ingin Kerja dan Membelikan Ibu Rumah

Regional
Tiga ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

Tiga ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

Regional
Penjelasan Kadis Pariwisata soal Ratusan Wisatawan China Berkunjung ke Sulut

Penjelasan Kadis Pariwisata soal Ratusan Wisatawan China Berkunjung ke Sulut

Regional
Detik-detik Rombongan Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara, 2 Tewas dan 5 Hilang, Berawal dari Main Bola

Detik-detik Rombongan Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara, 2 Tewas dan 5 Hilang, Berawal dari Main Bola

Regional
Kantor PDI-P Cianjur Dilempar Bom Molotov Dini Hari, Ini Kata Ketua DPC

Kantor PDI-P Cianjur Dilempar Bom Molotov Dini Hari, Ini Kata Ketua DPC

Regional
Sejak Masa Adaptasi Kebiasaan Baru, Kasus Covid-19 di Gorontalo Melonjak 300 Persen

Sejak Masa Adaptasi Kebiasaan Baru, Kasus Covid-19 di Gorontalo Melonjak 300 Persen

Regional
Warga Temukan Kerangka Manusia di Lokasi Kebakaran Hutan Baluran

Warga Temukan Kerangka Manusia di Lokasi Kebakaran Hutan Baluran

Regional
Kronologi 7 Orang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Bantul

Kronologi 7 Orang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Bantul

Regional
Permudah Belajar Online, Universitas Andalas Dirikan Kampus Desa

Permudah Belajar Online, Universitas Andalas Dirikan Kampus Desa

Regional
Pencarian 5 Korban Hilang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Diperluas

Pencarian 5 Korban Hilang Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Diperluas

Regional
Kronologi Terbongkarnya Kepala Sekolah Lecehkan Guru TK di Ruangannya, Korban Berhasil Melarikan Diri

Kronologi Terbongkarnya Kepala Sekolah Lecehkan Guru TK di Ruangannya, Korban Berhasil Melarikan Diri

Regional
4 ASN Positif Covid-19, Kantor Sekretariat Pemkab Blitar Tutup

4 ASN Positif Covid-19, Kantor Sekretariat Pemkab Blitar Tutup

Regional
KA Lokal Merak-Rangkasbitung Kembali Beroperasi 9 Agustus, Ini Jadwalnya

KA Lokal Merak-Rangkasbitung Kembali Beroperasi 9 Agustus, Ini Jadwalnya

Regional
Rapid Test Reaktif, Ibu yang Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis Mengaku Kecewa karena Bayinya Meninggal

Rapid Test Reaktif, Ibu yang Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis Mengaku Kecewa karena Bayinya Meninggal

Regional
Pemkot Bengkulu Beri Kuota Internet Gratis untuk Siswa dan Guru SMP

Pemkot Bengkulu Beri Kuota Internet Gratis untuk Siswa dan Guru SMP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X