Tim Labfor Polri Selidiki Penyebab Kebakaran Kantor Telkom di Ambon

Kompas.com - 06/02/2019, 16:28 WIB
Kantor Telkom yang berada di Jalan Pattimura Ambon terbakar, Selasa (5/2/2019). tampak sejumlah pegawai Telkom sementara mengeluarkan barang-barang penting dari dalam kantor tersebut KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYKantor Telkom yang berada di Jalan Pattimura Ambon terbakar, Selasa (5/2/2019). tampak sejumlah pegawai Telkom sementara mengeluarkan barang-barang penting dari dalam kantor tersebut


AMBON, KOMPAS.com - Penyelidikan atas penyebab kebakaran yang terjadi di Kantor PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk wilayah Maluku, yang berlokasi di Jalan Pattimura, Ambon, masih terus dilakukan.

Selain tim internal, penyelidikan penyebab kebakaran kantor tersebut juga ikut melibatkan tim Labfor dari Mabes Polri.

General Manager PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk wilayah Maluku, Haris Setiawan kepada sejumlah waratwan, di Ambon, mengatakan, sejauh ini, pihaknya belum mengetahui pasti penyebab kebakaran tersebut, sebab masih dalam proses penyelidikan.

“Kami masih menunggu hasil audit dari tim Labfor Mabes Polri yang mulai hari ini sudah bekerja,” kata Haris, Rabu (6/2/2019).

Baca juga: Setelah Kebakaran Kantor Telkom, 33 Mesin ATM di Ambon Belum Dapat Difungsikan

Dia mengungkapkan, sementara tim Labfor Mabes Polri bekerja, pihaknya juga terus melakukan pemulihan gangguan jaringan yang terjadi agar warga di Maluku dan Kota Ambon bisa kembali menikmati layanan internet dan telepon secara normal.

“Soal recovery kita lakukan secara bertahap, pertama Telkom dulu, kami sangat berterima kasih dari teman-teman PLN, karena dalam waktu yang sangat singkat bisa memberikan aliran listrik ke Telkom melalui portable genset sehingga bisa membangun komunikasi dengan luar Maluku, untuk meminta dukungan dan bantuan dari pusat maupun Makassar,” ungkap dia.

Dia mengaku, saat ini, untuk mendukung pelayanan kepada pelanggan di Maluku dan Kota Ambon, pihaknya menggunakan peralatan yang berlokasi di kawasan Kayu Tiga, Kecamatan Nusaniwe, Ambon, yang kapasitasnya terbilang sangat minim.

“Untuk Pattimura sendiri sama sekali tidak bisa dioptimalkan sehingga kita menggunakan lokasi cadangan yang ada di Kayu Tiga, cuma kapasitasnya hanya 1/4 dengan yang ada di Pattimura, sehingga memang seluruh layanan di Telkomsel belum bisa hidup dalam waktu yang bersamaan,” ungkap dia.

“Untuk jaringan 2G, 3G dan 4G, semua BTS itu memiliki karakter sendiri, ada BTS yang hanya untuk 4G saja dan 2G saja, sementara layanan voice itu ada di 2G dan 3G itu belum bisa kami hidupkan, kenapa belum bisa dihidupkan, karena secara kapasitas kami lebih mudah mengirim layanan ke 4G,” tambah dia.

Baca juga: Jaringan Telekomunikasidi Ambon Terputus, PT Telkom Minta Maaf

Terkait dengan kedatangan tim Labfor Mabes Polri, di Ambon, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat yang dihubungi Kompas.com membenarkan jika saat ini tim sedang melakukan penyelidikan di Kantor PT Telkom di Jalan Pattimura.

“Iya benar, tim dari Labfor Mabes Polri sedang melakukan penyelidikan di sana, tapi saya tidak tahu persis timnya dipimpin oleh siapa dan berapa jumlahnya,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran yang menghanguskan dua gedung PT Telkom di Jalan Pattimura menyebabkan peralatan penting milik Telkomsel yang berada di gedung belakang kantor utama hangus terbakar.

Kejadian itu membuat jaringan internet dan komunikasi di Ambon dan Maluku, pada umumnya lumpuh total dan baru hidup kembali pada Selasa sore.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, 5 ABK Hilang

Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, 5 ABK Hilang

Regional
Kesedihan Ibunda Tak Sempat Jawab Telepon Pratu Dedi Hamdani Sebelum Gugur di Papua

Kesedihan Ibunda Tak Sempat Jawab Telepon Pratu Dedi Hamdani Sebelum Gugur di Papua

Regional
5 Terduga Teroris Berencana Melakukan Aksi di Aceh

5 Terduga Teroris Berencana Melakukan Aksi di Aceh

Regional
Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris di Aceh

Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris di Aceh

Regional
Sambungan Telepon Itu Membuat Hari Muhdin Jadi Kelabu

Sambungan Telepon Itu Membuat Hari Muhdin Jadi Kelabu

Regional
KPU Tetapkan Wali Kota Terpilih Makassar Hasil Pilkada 2020

KPU Tetapkan Wali Kota Terpilih Makassar Hasil Pilkada 2020

Regional
Soal Siswi Non-Muslim di SMKN 2 Wajib Pakai Jilbab, Ini Tanggapan Mantan Wali Kota Padang

Soal Siswi Non-Muslim di SMKN 2 Wajib Pakai Jilbab, Ini Tanggapan Mantan Wali Kota Padang

Regional
Mengaku Iseng, Seorang Pria Tega Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras

Mengaku Iseng, Seorang Pria Tega Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras

Regional
Dua Bulan Lagi Cuti Menikah, Pratu Dedi Gugur Tertembak Saat Kejar KKB ke Hutan

Dua Bulan Lagi Cuti Menikah, Pratu Dedi Gugur Tertembak Saat Kejar KKB ke Hutan

Regional
Video Viral Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras Pamannya, Pelaku Ditangkap dan Terancam 10 Tahun Penjara

Video Viral Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras Pamannya, Pelaku Ditangkap dan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
Lapangan Migas Tua di Mahakam Didorong Terus Berproduksi

Lapangan Migas Tua di Mahakam Didorong Terus Berproduksi

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Sang Ayah Ungkap Kenangan Terakhir

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Sang Ayah Ungkap Kenangan Terakhir

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Januari 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 23 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 23 Januari 2021

Regional
Prajurit TNI yang Gugur di Papua Berencana Cuti untuk Menikah

Prajurit TNI yang Gugur di Papua Berencana Cuti untuk Menikah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X