Wagub Jabar: Bukan Hoaks, Tol Cigatas Dibangun Mulai Mei Ini

Kompas.com - 12/02/2019, 13:31 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHA Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Pembangunan Tol Cileunyi-Garut- Tasikmalaya (Cigatas) tahun ini akan dimulai proses pembangunannya seusai pemenang tender lelang ditetapkan.

Rencananya, proses lelang akan selesai ditargetkan pada bulan Mei tahun 2019 nanti.

"Saya berbicara langsung dengan Pak Menteri PUPR saat peresmian Tol Bocimi, proses pembangunan akan dimulai tahun ini setelah pemenang lelang diumumkan. Bulan kelima (Mei) tahun ini akan segera dimulai," jelas Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, melalui sambungan telepon kepada Kompas.com, Selasa (12/2/2019).

Uu menjelaskan, sampai saat ini proses lelang dan penetapan lokasi sedang dilakukan secara bersamaan. Sehingga, proses pembangunan akan cepat dimulai saat kedua proses tersebut selesai dilaksanakan bulan kelima mendatang.

"Kalau proses lelang baru penlok nanti akan lama lagi. Jadi, sekarang prosesnya secara bersamaan dilaksanakan. Selesai nanti direncanakan berbarengan pada bulan Mei nanti. Jadi pembangunan Tol Cigatas tahap pertama langsung dilaksanakan," ungkap Uu.

Baca juga: Tol Cigatas Dukung Munculnya Kawasan Industri di Kota Tasikmalaya

Pembangunan tahap pertama Tol Cigatas bulan Mei nanti akan dilaksanakan sampai ke Kota Tasikmalaya.

Setelah selesai, pembangunan Tol Cigatas selanjutnya akan dilaksanakan dari Kota Tasikmalaya sampai ke Kota Banjar.

Kemudian, sambungan Tol Cigatas akan dibangun Tol dari Padalarang-Cianjur sampai ke Tol Bocimi. Pembangunan Tol dilanjutkan kembali dari Tol Kota Banjar sampai ke Cilacap.

"Tol Cigatas sudah jadi prioritas pemerintah pusat. Tol Cigatas cikal bakal jalur Tol Selatan Jawa sampai ke Yogyakarta. Jadi nanti dari Tol Jakarta-Bogor menyambung sampai ke Tol Cigatas sampai Yogyakarta," tambah dia.

Bukan Hoaks

Uu berharap kepada masyarakat Jawa Barat untuk tak terpengaruh dengan isu yang menyatakan bahwa pembangunan Tol Cigatas adalah hoaks. Apalagi selama ini pembangunan tol Cigatas sangat dinantikan oleh seluruh warga Jawa Barat bagian Selatan.

Terutama oleh warga Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, yang selama ini terkendala jalur transportasi darat lewat jalan arteri.

Baca juga: Wawali Tasikmalaya: Jokowi Wujudkan Mimpi Warga Bangun Tol Cigatas

 

Hampir setiap akhir pekan jalur arteri via Nagrek, Limbangan dan Gentong selalu terjadi kemacetan karena kondisi jalan yang sempit, dan memiliki tanjakan dan turunan curam serta berkelok-kelok tajam.

"Saya yakin yang menginformasikan bahwa pembangunan jalan tol Cigatas Hoaks, bukan asli warga Jabar. Soalnya, warga Jawa Barat sangat berharap dan menanti jalan Tol Cigatas ini terwujud sejak belasan tahun lalu," ujar Uu.

Dengan Tol Cigatas segera dibangun tahun ini, lanjut Uu, akan memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai aspek.

"Coba bayangkan saja, lihat di televisi dan media kalau jalur mudik lewat jalur arteri Nagrek, Limbangan, Gentong selalu macet parah. Saya juga alami sendiri soalnya. Jadi kalau Tol Cigatas sudah jadi, sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat," pungkasnya. 


Terkini Lainnya

Iran Luncurkan Latihan Angkatan Laut di Rute Pelayaran Global

Iran Luncurkan Latihan Angkatan Laut di Rute Pelayaran Global

Internasional
Gubernur Sulut Beberkan Pencapaian 10 Program Prioritasnya

Gubernur Sulut Beberkan Pencapaian 10 Program Prioritasnya

Regional
Dua Perempuan Saudi Mengaku Kabur dan Dicegat di Bandara Hong Kong

Dua Perempuan Saudi Mengaku Kabur dan Dicegat di Bandara Hong Kong

Internasional
Anggota DPRD Buru Selatan Sengaja Menghilang karena Kecewa Dipecat

Anggota DPRD Buru Selatan Sengaja Menghilang karena Kecewa Dipecat

Megapolitan
Pejabat  yang Tembak Bocah 8 Tahun di Ambon Resmi Jadi Tersangka

Pejabat yang Tembak Bocah 8 Tahun di Ambon Resmi Jadi Tersangka

Regional
Setelah Serang Prabowo soal Penguasaan Lahan, Jokowi Juga Harus Terbuka

Setelah Serang Prabowo soal Penguasaan Lahan, Jokowi Juga Harus Terbuka

Nasional
Soal Senam di Sajadah, Bawaslu Jakbar Sebut Keterangan Saksi Beda dengan yang Viral di Medsos

Soal Senam di Sajadah, Bawaslu Jakbar Sebut Keterangan Saksi Beda dengan yang Viral di Medsos

Megapolitan
Memohon Agar Ambulans Dapat Lewat, Seorang Ibu di China Bersujud di Tengah Jalan

Memohon Agar Ambulans Dapat Lewat, Seorang Ibu di China Bersujud di Tengah Jalan

Internasional
Kabut Asap di Bengkalis, Warga Terserang Penyakit Batuk hingga Sesak Napas

Kabut Asap di Bengkalis, Warga Terserang Penyakit Batuk hingga Sesak Napas

Regional
Cuaca Buruk, KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Gangguan Sinyal

Cuaca Buruk, KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Gangguan Sinyal

Megapolitan
Sejumlah Tips Hadapi Banjir

Sejumlah Tips Hadapi Banjir

Megapolitan
Tipu 96.000 Jemaah Umrah, Istri Bos Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara

Tipu 96.000 Jemaah Umrah, Istri Bos Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara

Regional
Wapres Kalla Minta Para Gubernur Perbanyak Industri di Daerah

Wapres Kalla Minta Para Gubernur Perbanyak Industri di Daerah

Nasional
Diiringi Tangis Pilu, Puluhan Mahasiswa dan Masyarakat Tolak PLTU

Diiringi Tangis Pilu, Puluhan Mahasiswa dan Masyarakat Tolak PLTU

Regional
Disangka Penyelundup Manusia, Pembuat Film asal Jerman Dihajar Warga Rohingya

Disangka Penyelundup Manusia, Pembuat Film asal Jerman Dihajar Warga Rohingya

Internasional

Close Ads X