Polisi Tangkap Pembobol ATM yang Beraksi di 10 Kabupaten di Jawa Timur

Kompas.com - 06/02/2019, 20:24 WIB
Empat pelaku perusak dan pembobol mesin ATM yang tertangkap di Boyolali beberapa waktu lalu, sudah berada di mapolres Trenggalek Jawa Timur (06/02/2019) Kompas.com/SLAMET WIDODOEmpat pelaku perusak dan pembobol mesin ATM yang tertangkap di Boyolali beberapa waktu lalu, sudah berada di mapolres Trenggalek Jawa Timur (06/02/2019)

TRENGGALEK, KOMPAS.com - Aparat kepolisian menangkap empat pelaku pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang beraksi di berbagai daerah di Jawa Timur.

Kasatreskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andhana mengatakan, para pelaku ditangkap di pintu keluar Tol Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (6/2/2019)

“Setelah berhasil ditangkap, empat pelaku langsung kami bawa ke Trenggalek,” ujar Sumi saat ditemui di Mapolres Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Rabu.

Baca juga: Polisi Tangkap 3 Pembobol Brankas Berisi Rp 2,2 Miliar

Sumi mengatakan, penangkapan para pelaku berawal ketika polisi mendapat laporan adanya pembobolan mesin ATM di beberapa wilayah di Jawa Timur dengan modus yang sama. Setelah melakukan serangkaian penyidikan, polisi menangkap para pelaku pada Rabu siang.

Para pelaku yaitu Rudi Hermawan (25), Agus Setiawan (25), Andika Stevan (27), dan Syahril Azmi (30), mengaku telah belasan kali membobol mesin ATM di 10 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Baca juga: Polisi Tangkap Komplotan Pembobol Minimarket di Bekasi

Para pelaku hanya menyasar mesin ATM milik Bank Jatim sejak 30 Januari hingga 5 Februari.

Dari rekaman kamera pengawas yang diamankan oleh polisi, para pelaku menjalankan aksinya diawali dengan dua pelaku masuk ruang mesin ATM dan memutus aliran listrik serta merusak kabel baterai  cadangan penyimpan daya.

Setelah berhasil menyalakan kembali mesin ATM dengan alat penyimpan daya yang dibawa sendiri, pelaku melakukan transaksi penarikan sejumlah uang.

Baca juga: Karyawan Bank Mengaku Bobol ATM Nasabah untuk Bahagiakan Istri dan Bayar Utang

Setelah mesin selesai menghitung uang sesuai jumlah penarikan, pelaku langsung melepas aliran listrik dari baterai cadangan, kemudian mencongkel bagian mulut mesin dan mengambil uang tunai dengan kawat L yang dibentuk sedemikian rupa sehingga jumlah saldo yang diambil oleh pelaku dari ATM tidak tercatat.

Alat yang digunakan pelaku yaitu obeng serta kawat berbentuk L.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sisa uang hasil kejahatan sebesar Rp 3 Juta, serta sejumlah alat yang digunakan untuk membobol mesin ATM. Keempat pelaku kini ditahan di Mapolres Trenggalek.

Baca juga: Setelah Belajar dari YouTube, Komplotan Ini Bobol ATM di 3 Kota

"Atas perbuatannya pelaku diancam dengan hukuman paling lama tujuh tahun penjara," ujar Sumi. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Regional
Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Regional
Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Regional
Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Regional
Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Regional
Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X