Kompas.com - 29/01/2019, 19:57 WIB

LUWU, KOMPAS.com - Masjid Agung Belopa Luwu, yang berada di Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, hangus terbakar pada bagian kubah masjid, Selasa (29/1/2019).

Kebakaran terjadi Selasa sekitar pukul 10.55 Wita, di saat para pekerja melakukan renovasi pada bagian plafon masjid.

Dari Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api mulai muncul pada kubah utama Masjid Agung yang kemudian menjalar ke kubah lainnya.

Baca juga: Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Meluas Capai 108,5 Hektar

Menurut salah seorang saksi mata, Ida, awalnya dia menyaksikan asap hitam dari kubah masjid. Lalu tiba-tiba, api sudah terlihat muncul.

“Saya sedang berteduh di bawah pohon di sekitar area masjid, tiba-tiba ada asap hitam tebal muncul dari atas kuba masjid. Saya pun lari berteriak. Beberapa orang tukang yang bekerja di masjid itu berlarian keluar,” kata Ida, Selasa.

Dinas Pemadam Kebakaran Luwu menurunkan 2 unit armada untuk memadamkan kobaran api yang terus membesar. Penyebab kebakaran diduga akibat kelalaian pekerja saat mengelas pada bagian plafon masjid.

“Diduga kebakaran terjadi akibat kelalaian pekerja saat mengelas, tapi itu masih dugaan, nanti setelah pasca-kejadian baru dilakukan olah TKP oleh kepolisian,” kata Sekretaris Dinas Pemadam kebakaran Luwu, Awabim.

Api baru dapat dikuasai setelah pihak Polres Luwu, juga menurunkan kendaraan taktis water canon untuk melakukan pemadaman yang berada di atas ketinggian.

Aparat Kepolisian Polres Luwu mulai melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi mata yang melihat kejadian itu.

Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso mengatakan, saat ini pihaknya sudah mulai melakukan penyelidikan penyebab kebakaran yang menghanguskan kubah serta plafon masjid.

Baca juga: Kebakaran Bus di KM 49 Tol Jakarta-Cikampek Sebabkan Kemacetan hingga 7 Kilometer

"Ada beberapa saksi yang kami mintai keterangan. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran di Masjid Agung," ujar Dwi Santoso, saat meninjau lokasi kebakaran.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Faizal Syam mengatakan, pihaknya akan melibatkan tim Labfor Polri cabang Makassar, dalam penyelidikan kasus kebakaran tersebut.

"Untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran kami akan koordinasi dengan tim Labfor Polri cabang Makassar, untuk mengecek langsung ke lokasi kebakaran," ujar Faisal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.