Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Meluas Capai 108,5 Hektar

Kompas.com - 12/01/2019, 13:09 WIB
Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, pada bulan Agustus 2018 lalu. KOMPAS.com/IDON TANJUNGKebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, pada bulan Agustus 2018 lalu.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau meluas. Data Badan Penanggulangan Bancana Daerah (BPBD) Riau menunjukkan, lahan yang terbakar telah mencapai 108,5 hektar.

"Terhitung selama 12 hari, tercatat 108,5 hektar kebakaran hutan dan lahan di Riau. Tapi, sebagian besar api sudah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan," ucap Kepala BPBD Riau Edwar Sanger, Sabtu (12/1/2019).

Dia menyebutkan, kasus karhutla saat ini terdapat di lima kabupaten dan kota, yakni Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) luas lahan yang terbakar seluas 82 hektar. Di sini paling luas," kata Edwar.

Baca juga: Sepanjang Januari-November 2018, 35 Pelaku Karhutla Ditangkap di Riau

Kebakaran hutan dan lahan di Rohil terdapat di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Tanah Putih, Batu Hampar, dan Kecamatan Rimba Melintang.

Adapun lahan yang terbakar merupakan tanah gambut, yang luasnya mencapai 40 hektar. Hal ini cukup menyulitkan petugas kepolisian, TNI, BPBD dan masyarakat peduli api (MPA) melakukan pemadaman.

"Titik api di wilayah Rohil saat ini sudah tahap pendinginan. Alhamdulillah, kemarin dan tadi diguyur hujan, dan sekarang menyisakan asap tipis," ungkap Edwar.

Selain itu, karhutla juga terjadi di Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, Kampar dan Kota Pekanbaru.

"Di Kabupaten Bengkalis, karhutla terjadi di Desa Bumbung, Kecamatan Mandau dan Desa Pamesi, Kecamatan Bathin Solapan. Luas lahan yang terbakar sekitar 10 hektar," ungkap Edwar.

Kemudian di Kota Dumai, tercatat 1,5 hektar, Kabupaten Kampar 14 hektar, dan Kota Pekanbaru 1 hektar hutan dan lahan yang terbakar.

"Karhutla saat ini terjadi di wilayah tengah, pesisir timur dan sebagian wilayah barat Riau. Karena wilayah ini masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar. Namun demikian, kita terus berupaya melakukan pencegahan, dan melakukan pemadaman apabila ditemukan titik api," tutup pria yang pernah menjabat sebagai Pj Walikota Pekanbaru tahun 2017 ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.