Siswi Berkebutuhan Khusus Dicabuli Tetangganya di Sebuah Indekos di Surabaya

Kompas.com - 29/01/2019, 14:07 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

SURABAYA, KOMPAS.com - Unit PPA Polrestabes Surabaya mengungkap kasus kekerasan seksual terhadap perempuan di Kota Pahlawan.

Salah seorang perempuan berkebutuhan khusus yang tinggal di sebuah indekos di Surabaya, menjadi korban pencabulan.

Korban merupakan siswi kelas 1 SMP di salah satu sekolah di Surabaya.


Baca juga: Guru Les Privat yang Cabuli 34 Muridnya Korban Pencabulan Saat SMP

Korban dicabuli oleh tetangga kamar indekos, yakni SM (53). Tersangka melakukan perbuatannya di kamar mandi kos yang digunakan secara bersama-sama oleh penghuni indekos.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni mengatakan, korban dicabuli sebanyak lima kali dalam sebulan, yakni sepanjang Januari 2019.

"Karena anak ini berkebutuhan khusus, tersangka menganggap bahwa ia (korban) tidak akan memberontak atau melaporkan," kata Ruth, saat dikonfirmasi, Selasa (29/1/2019).

Saat melakukan pelecehan seksual tersebut, SM berusaha memerkosa korban. Namun, upaya itu selalu gagal.

Baca juga: Pelaku Pencabulan Anak Tak Dibui, Keluarga Korban Mengadu ke Kak Seto

Mengetahui perbuatan SM, orangtua korban tak terima dan melaporkan kekerasan seksual terhadap anaknya itu ke Polrestabes Surabaya.

Ruth menyebut, tersangka sudah ditangkap dan sudah ditahan.

"Tersangka dikenakan Pasal 289 KUHP subsider Pasal 281 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara," ujar Ruth.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X