32 Unit Motor Bodong Diamankan Polsek Jatinangor

Kompas.com - 13/01/2019, 07:40 WIB
Jajaran Polsek Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat menindak pelanggar lalu lintas, Sabtu (12/1/2019) malam.KOMPAS.com/AAM AMINULLAH Jajaran Polsek Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat menindak pelanggar lalu lintas, Sabtu (12/1/2019) malam.

SUMEDANG, KOMPAS.com - Sedikitnya 32 sepeda motor tanpa dilengkapi surat-surat berkendara diamankan jajaran Polsek Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (12/1/2019) malam.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo melalui Kapolsek Jatinangor Kompol Noor Jamil mengatakan, seluruh kendaraan yang diamankan itu terjaring saat operasi yang digelar Sabtu malam mulai pukul 21.00 WIB.

"Untuk kendaraan yang tidak membawa surat diberikan STP (Surat Tanda Penerimaan) yang diterbitkan oleh unit reskrim dan kendaraaannya diamankan sementara di Makopolsek Jatinangor," ujarnya kepada Kompas.com, Minggu (13/1/2019) pagi.

Kapolsek menuturkan, pemilik dapat membawa kembali sepeda motornya dengan syarat membawa surat-surat kelengkapan kendaraannya di Mapolsek Jatinangor.


"Sebanyak 32 unit motor itu kami amankan sebagai upaya meminimalisasi pencurian kendaraan bermotor dan aksi kriminalitas lainnya di wilayah hukum Polsek Jatinangor," tuturnya.

Selain mengamankan 32 unit sepeda motor tanpa dilengkapi identitas kendaraan, dalam operasi yang melibatkan 41 personel itu juga menindak para pelanggar lalu lintas di kawasan pendidikan, Jatinangor.

"Para pelanggar lalu lintas kami tegur dan sebanyak 52 lembar surat tilang kami berikan kepada para pelanggar lalu lintas di Jalan Raya Ir. Soekarno Jatinangor," ucapnya.

Kapolsek berharap, selain dapat meminimalisasi aksi kriminalitas khususnya C3 (Curat, Curas, Curanmor), dengan operasi ini, dapat menumbuhkan kesadaran warga Jatinangor dalam berlalu lintas.


Terkini Lainnya

Benarkah China dan Rusia Berada di Balik Upaya Peretasan Data KPU?

Benarkah China dan Rusia Berada di Balik Upaya Peretasan Data KPU?

Nasional
[POPULER NUSANTARA] 74 Warga Hilang Akibat Banjir di Jayapura | Kisah Rendra Raih Gelar Doktor di Usia 24

[POPULER NUSANTARA] 74 Warga Hilang Akibat Banjir di Jayapura | Kisah Rendra Raih Gelar Doktor di Usia 24

Regional
Pria Ini Kembalikan Buku yang Dipinjamnya 53 Tahun Lalu

Pria Ini Kembalikan Buku yang Dipinjamnya 53 Tahun Lalu

Internasional
Jaga Kerukunan Umat Beragama, FKUB Minta Anggaran Rp 300 Juta-Rp 1 Miliar per Tahun

Jaga Kerukunan Umat Beragama, FKUB Minta Anggaran Rp 300 Juta-Rp 1 Miliar per Tahun

Nasional
Pembajakan Truk Tangki Pertamina oleh Sopir Korban PHK yang Berujung Pidana..

Pembajakan Truk Tangki Pertamina oleh Sopir Korban PHK yang Berujung Pidana..

Megapolitan
Keberatan Pengacara Terdakwa Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi atas Dakwaan Jaksa

Keberatan Pengacara Terdakwa Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi atas Dakwaan Jaksa

Megapolitan
BPN: UN Jadi Beban Para Pelajar dan Orangtua

BPN: UN Jadi Beban Para Pelajar dan Orangtua

Nasional
Tim DVI Kembali Identifikasi 4 Jenazah Korban Banjir Bandang Jayapura

Tim DVI Kembali Identifikasi 4 Jenazah Korban Banjir Bandang Jayapura

Regional
Melawan Manifesto Kebencian

Melawan Manifesto Kebencian

Internasional
Sepakat Berdamai, Siswa SMA Peluk Kepala Sekolah yang Dianiayanya

Sepakat Berdamai, Siswa SMA Peluk Kepala Sekolah yang Dianiayanya

Regional
Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Internasional
Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Megapolitan
Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni  Rp 15 Juta

Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni Rp 15 Juta

Regional
500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

Regional
Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Megapolitan

Close Ads X