20 Batang Pohon Ganja Ditanam di Pekarangan, Dua Orang Ditangkap - Kompas.com

20 Batang Pohon Ganja Ditanam di Pekarangan, Dua Orang Ditangkap

Kompas.com - 12/01/2019, 10:06 WIB
Polisi menemukan tanaman ganja di Lombok Utara, Jumat (11/1/2019).Dok. Humas Polres Lombok Utara Polisi menemukan tanaman ganja di Lombok Utara, Jumat (11/1/2019).

LOMBOK UTARA, KOMPAS.com - Polisi menemukan 20 batang pohon ganja di kebun milik warga di Dusun Dasan Tengak Pekatan, Desa Jenggala Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (11/1/2019).

Kasubag Humas Polres Lombok Utara, IPTU Sigit Sugijanto membenarkan, Kasat Resnarkoba bersama Anggota Sat Resnarkoba telah mengamankan dua laki-laki yang diduga telah menanam tanaman yang diduga tanaman narkotika golongan I jenis ganja.

"Ya, 20 pohon ganja berusia satu setengah bulan, tidak sama besarnya. Ada yang tumbuh subur ada yang sedang dan ada yang kurang," kata Sigit saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (12/1/2019).

Pengungkapan berawal setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa di lokasi tersebut ada yang menanam pohon ganja.


Pohon diduga ganja tersebut ditanam di tanah pekarangan yang luasnya kurang lebih 5 are di Dusun Dasan Tengak Pekatan, Desa Jenggala, Kecamatan Lombok Utara. Sigit menyebutkan, ganja tersebut sengaja ditanam oleh pelaku RN dan RA.

Kepada polisi pelaku menyebutkan bahwa pohon tersebut adalah pohon cimeng. Pelaku mengaku tanaman ganja tersebut untuk dikonsumsi sendiri.

Polisi masih menelusuri kemana tanaman ganja ini akan diperjualbelikan dan dari mana asal bibitnya.

"Masih diselidiki, ditelusuri dari mana asal bibitnya," kata Sigit.

Selain mengamankan pelaku, polisi mengamankan 20 pohon ganja dengan tinggi beragam, dari 45 cm hingga 196 cm.


Terkini Lainnya

Bujuk PKL Mau Direlokasi, Pengelola Pasar Baru Bekasi Gratiskan Biaya Sewa Kios 6 Bulan

Bujuk PKL Mau Direlokasi, Pengelola Pasar Baru Bekasi Gratiskan Biaya Sewa Kios 6 Bulan

Megapolitan
Polisi Sebut Truk Pasir Kelebihan Tonase Pemicu Kecelakaan di Tasikmalaya

Polisi Sebut Truk Pasir Kelebihan Tonase Pemicu Kecelakaan di Tasikmalaya

Regional
Polisi Targetkan Korban Kecelakaan Lalu Lintas dari Kaum Milenial Berkurang hingga 30 Persen

Polisi Targetkan Korban Kecelakaan Lalu Lintas dari Kaum Milenial Berkurang hingga 30 Persen

Megapolitan
Ingin Segera Akhiri 'Shutdown', Ini Tawaran Trump kepada Kongres

Ingin Segera Akhiri "Shutdown", Ini Tawaran Trump kepada Kongres

Internasional
Nah Ini Dia, 8 'Zona Nyaman' Pendidikan Belanda bagi Pelajar Indonesia

Nah Ini Dia, 8 "Zona Nyaman" Pendidikan Belanda bagi Pelajar Indonesia

Edukasi
Kedapatan Transaksi Sabu, Seorang Kepala Desa di Kabupaten Serang Ditangkap Polisi

Kedapatan Transaksi Sabu, Seorang Kepala Desa di Kabupaten Serang Ditangkap Polisi

Regional
Polisi: 55 Persen Korban Kecelakaan adalah Kaum Milenial

Polisi: 55 Persen Korban Kecelakaan adalah Kaum Milenial

Megapolitan
Bandara NYIA Kulon Progo Buka Peluang Rute Penerbangan Asia dan Timur Tengah

Bandara NYIA Kulon Progo Buka Peluang Rute Penerbangan Asia dan Timur Tengah

Regional
Beasiswa S1 di 14 Universitas dari Bazma Pertamina

Beasiswa S1 di 14 Universitas dari Bazma Pertamina

Edukasi
54 Persen Anak Masih Konsumtif dalam Penggunaan Uang

54 Persen Anak Masih Konsumtif dalam Penggunaan Uang

Edukasi
Menghidupkan Kembali Tenun Khas Tidore yang Punah Ratusan Tahun Silam

Menghidupkan Kembali Tenun Khas Tidore yang Punah Ratusan Tahun Silam

Regional
Menteri Jonan dan Cerita Becak UGM yang Memuliakan Penariknya

Menteri Jonan dan Cerita Becak UGM yang Memuliakan Penariknya

Edukasi
Mengintip Keseruan 'Holland Scholarship Day (HSD) 2019'

Mengintip Keseruan "Holland Scholarship Day (HSD) 2019"

Edukasi
Membangun Kesempatan Anak untuk 'Sibuk Main'

Membangun Kesempatan Anak untuk "Sibuk Main"

Edukasi
Fakta Penangkapan 4 Mucikari Prostitusi 'Online' Artis VA, 1 Pelaku Tak Ditahan karena Hamil

Fakta Penangkapan 4 Mucikari Prostitusi "Online" Artis VA, 1 Pelaku Tak Ditahan karena Hamil

Regional

Close Ads X