"Saya Lihat Puting Beliung Datang, Belakang Rumah Saya Hancur Semua.."

Kompas.com - 12/01/2019, 08:42 WIB
Angin puting beliung yang melanda Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (11/1/2019) sore, merusak puluhan rumah di Perumahan Rancaekek Permai 2, Desa Jelegong.handout/dok BNPB Angin puting beliung yang melanda Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (11/1/2019) sore, merusak puluhan rumah di Perumahan Rancaekek Permai 2, Desa Jelegong.

BANDUNG, KOMPAS.com - Angin puting beliung yang melanda Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (11/1/2019) sore, merusak puluhan rumah di Perumahan Rancaekek Permai 2, Desa Jelegong.

Angin dirasakan warga Perumahan Rancaekek Permai 2, Kabupaten Bandung, pada sekitar pukul 15.30. Akibat amukan puting beliung, atap dan asbes rumah milik warga berserakan di halaman rumah, jalan, dan lapangan terbuka.

Itin (56), Warga Perumahan Rancaekek Permai 2, mengatakan, angin puting beliung melanda Kecamatan Rancaekek dalam waktu 15 menit disertai hujan dan awan hitam.

"Saya lihat jelas, angin datang dari arah timur dan selatan," kata Itin, Jumat.


Akibat angin puting beliung, lanjut Itin, bagian belakang rumahnya hancur. Tembok pembatas setinggi tiga meter ambruk dan materialnya berserakan hingga ke halaman tengah.

"Padahal bagian belakang itu lagi dibangun, hancur semua," katanya.

Setelah angin reda, warga pun bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan.

Angin puting beliung yang melanda Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (11/1/2019) sore, merusak puluhan rumah di Perumahan Rancaekek Permai 2, Desa Jelegong.dok BNPB Angin puting beliung yang melanda Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (11/1/2019) sore, merusak puluhan rumah di Perumahan Rancaekek Permai 2, Desa Jelegong.
Humas Kantor SAR Bandung, Joshua Banjarnahor, mengatakan, wilayah terdampak bencana angin puting beliung selain Perumahan Rancaekek Permai 2, yakni Kampung Babakan Jawa, Perumahan Kencana, Kampung Sapan, dan Kampung Ciherang.

"Saat ini kami tengah fokus evakuasi ke lokasi kejadian," katanya.

Sebelumnya, dalam video kiriman warga Perum Kencana, Rancaekek, Kabupaten Bandung, seperti juga dikonfirmasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), angin puting beliung memporakporandakan lingkungan di sekitarnya.

Tak hanya benda-benda ringan seperti plastik atau kertas saja yang terlihat beterbangan, beberapa pohon dan bambu juga terlihat bergerak-gerak kencang. Sebuah motor jatuh teronggok di jalanan.

Angin kencang yang disebut sebagai angin puting beliung itu pun terlihat berputar-putar dalam kecepatan tinggi. Sejumlah benda-benda terlihat ikut berputar-putar secara kencang, memgikuti arah angin kencang yang disebut sebagai angin puting beliung itu.

Di dalam video, terlihat pula beberapa orang nampak panik. Mereka terlihat menghindari angin kencang yang tampak berputar-putar kencang itu.


Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul BREAKING NEWS: Akibat 'Amukan' Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah di Rancaekek Bandung Rusak


Terkini Lainnya

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Internasional
Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Megapolitan
Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni  Rp 15 Juta

Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni Rp 15 Juta

Regional
500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

Regional
Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Megapolitan
Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Regional
Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Megapolitan
Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Megapolitan
[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

Nasional
Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Keluarga Pelaku Teror Selandia Baru | Kotak Hitam Boeing 737 MAX 8

[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Keluarga Pelaku Teror Selandia Baru | Kotak Hitam Boeing 737 MAX 8

Internasional
Target Penumpang MRT Baru Akan Terealisasi di Tahun Keempat Operasi

Target Penumpang MRT Baru Akan Terealisasi di Tahun Keempat Operasi

Megapolitan
MRT Siapkan Park and Ride dan Titik Penjemputan Ojek Online

MRT Siapkan Park and Ride dan Titik Penjemputan Ojek Online

Megapolitan
Melalui Anaknya, Seorang Ibu Sumbang Sandiaga Uno Rp 500.000

Melalui Anaknya, Seorang Ibu Sumbang Sandiaga Uno Rp 500.000

Regional

Close Ads X