Tengah Kawal Tahanan, Mobil Polisi Ditabrak Truk hingga Ringsek

Kompas.com - 10/01/2019, 20:28 WIB
Sebuah mobil Patwal Polisi rusak ditabrak truk di Jalan Majapahit, Mojokerto, Jawa Timur, saat melakukan pengawalan tahanan dari Lapas Klas IIB Mojokerto menuju Pengadilan Negeri Mojokerto, Kamis (10/1/2019). handoutSebuah mobil Patwal Polisi rusak ditabrak truk di Jalan Majapahit, Mojokerto, Jawa Timur, saat melakukan pengawalan tahanan dari Lapas Klas IIB Mojokerto menuju Pengadilan Negeri Mojokerto, Kamis (10/1/2019).

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Sebuah mobil Patwal Polisi ringsek ditabrak truk di Jalan Majapahit, Mojokerto, Jawa Timur, saat melakukan pengawalan tahanan dari Lapas Klas IIB Mojokerto menuju Pengadilan Negeri Mojokerto, Kamis (10/1/2019).

Kecelakaan terjadi tepatnya di simpang empat Kartini, Mergelo, Kota Mojokerto, sekitar pukul 10.30 WIB.

Meski mobil ringsek, kedua anggora Satuan Sabhara yang berada dalam mobil pengawalan, yakni Briptu G (pengemudi) dan Ipda H, selamat.

"Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian ini. Petugas hanya shock saja," kata Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono, Kamis (10/1/2019).


Baca juga: Polisi: Transaksi Mucikari Artis VA Mencapai Rp 2,8 Miliar Sepanjang 2018

Dari rekaman CCTV terlihat truk melintas dari arah Jalan Kartini, Mergelo, Kota Mojokerto, sedangkan mobil Patwal Polisi melintas dari arah Alun-Alun Mojokerto.

Sesampainya di perempatan Kartini, pengemudi truk tetap tancap gas meskipun mobil patroli pengawalan telah membunyikan sirine dan rotator. Pasalnya, lampu lalulintas di Jalan Kartini menyala hijau.

Kecelakaan pun tak terelakkan. Bodi sebelah kanan mobil polisi diseruduk moncong truk hingga ringsek. 

Dari bukti rekaman CCTV itu pula, lanjut Sigit, polisi menyimpulkan pengawalan yang dilakukan pihaknya telah berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Menurut Sigit, kecelakaan ini terjadi lantaran keteledoran sopir truk.

"Kecelakan diakibatkan kelengahan dan ketidak tertiban pengemudi truk," tuturnya.

Baca juga: Ditangkap, Wisnu Wardhana Dicopot dari Sekretaris Relawan Jokowi Jatim

Sigit menilai, sopir truk tidak memahami prioritas hak pengguna jalan yang telah tertuang pada Undang-Undang Lalu Lintas angkutan jalan 22 tahun 2009.

"Dalam hal ini petugas melaksanakan tugas penegakan hukum salah satunya adalah pengawalan tahanan termasuk dalam prioritas hak pengguna jalan. Meski lampu hijau pengemudi tetap harus mengalah," ungkapnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X