Ditangkap, Wisnu Wardhana Dicopot dari Sekretaris Relawan Jokowi Jatim

Kompas.com - 10/01/2019, 13:22 WIB
Dokumentasi penangkapan Wisnu Wardhana oleh tim Kejari Surabaya, Rabu (9/1/2019) di Jalan Kenjeran Surabaya Dokumentasi Kejaksaan Negeri SurabayaDokumentasi penangkapan Wisnu Wardhana oleh tim Kejari Surabaya, Rabu (9/1/2019) di Jalan Kenjeran Surabaya

SURABAYA, KOMPAS.com - Wisnu Wardhana dicopot dari jabatannya sebagai Sekretaris DPW Relawan Jokowi (Rejo) Jawa Timur setelah ditangkap sebagai terpidana kasus pengalihan aset PT Panca Wira Usaha.

"Kami pasti bersikap dan segera mencari penggantinya di tim relawan," kata Ketua DPW Rejo Jatim Kelana Aprilianto ketika dikonfirmasi, Rabu (9/1/2019).

Rejo merupakan sukarelawan pendukung pasangan Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin pada Pemilihan Umum Presiden 2019. Di Jatim, Rejo sudah terbentuk di 38 kabupaten/kota.

Baca juga: 5 Fakta Penangkapan Wisnu Wardhana di Surabaya, Tabrak Sepeda Motor Petugas hingga Sering Dipecat Dari Partai

Selain menjabat sekretaris di Rejo, Mantan Ketua DPRD Surabaya ini juga merupakan calon anggota DPRD Provinsi Jatim dari Partai Hanura nomor urut 1 mewakili Daerah Pemilihan 3 (Kabupaten/Kota Pasuruan dan Kabupaten/Kota Probolinggo).

Kelana yang juga Ketua DPW Partai Hanura Jatim mengatakan, dengan adanya kasus ini, maka pencalegan Wisnu tidak akan diteruskan. Sudah ada pula konfirmasi persetujuan untuk mencoret nama yang bersangkutan.

"Karena sekarang sudah masuk dalam daftar calon tetap (DCT), prosesnya segera kami bahas secara internal," katanya.

Baca juga: Dramatis, Penangkapan Mantan Ketua DPRD oleh Jaksa di Surabaya

Pada Rabu pagi, Kejari Surabaya mengeksekusi terpidana Wisnu Wardhana dalam kasus korupsi pelepasan aset Badan Usaha Milik Daerah Jawa Timur saat menjabat sebagai Kepala Biro Aset dan Ketua Tim Penjualan Aset PT Panca Wira Usaha.

Eksekusi dilakukan secara paksa oleh Tim Intelijen dan Pidana Khusus Kejari Surabaya saat terpidana melintas dengan mobil di Jalan Raya Kenjeran Surabaya.

Eksekusi ini dilakukan berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor 1085 K/Pid.sus/2018 tanggal 24 September 2018. Dalam putusan itu, Mahkamah Agung menjatuhkan pidana penjara selama 6 tahun dan denda sebesar Rp200 juta subsider 6 bulan penjara, serta mewajibkan Wisnu Wardhana membayar uang pengganti sebesar Rp 1.566.150.733,00 subsider 3 tahun penjara.

Putusan Mahkamah Agung tersebut jauh lebih berat daripada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada bulan April 2017 yang memvonis Wisnu 3 tahun penjara dan denda Rp 200 juta, serta uang pengganti senilai Rp1,5 miliar. Di tingkat banding, Pengadilan Tinggi Jawa Timur menjatuhkan vonis 1 tahun penjara.

Dalam perkara tersebut, Mahkamah Agung menyatakan Wisnu terbukti secara bersama-sama melakukan korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 11 miliar atas pelepasan aset BUMD Jatim di wilayah Kediri dan Tulungagung pada tahun 2013.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Kabur dari Rumah Sakit, Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan

Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Kabur dari Rumah Sakit, Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan

Regional
Pura-pura Jadi Pembeli, Eks Karyawan Toko Emas Rampok Perhiasan Senilai 170 Juta

Pura-pura Jadi Pembeli, Eks Karyawan Toko Emas Rampok Perhiasan Senilai 170 Juta

Regional
Gubernur Sulsel Tunjuk 7 Pjs Gantikan Bupati yang Cuti Kampanye, Ini Rinciannya...

Gubernur Sulsel Tunjuk 7 Pjs Gantikan Bupati yang Cuti Kampanye, Ini Rinciannya...

Regional
Kota Malang Masih Zona Merah, Jalan Ijen Ditutup Saat Akhir Pekan

Kota Malang Masih Zona Merah, Jalan Ijen Ditutup Saat Akhir Pekan

Regional
Temukan Wanita Pingsan di Pinggir Sungai, Bukannya Ditolong Malah Diperkosa 5 Pria

Temukan Wanita Pingsan di Pinggir Sungai, Bukannya Ditolong Malah Diperkosa 5 Pria

Regional
3 Tenaga Medis Positif Covid-19, Layanan IGD RS Abdul Manap Jambi Ditutup

3 Tenaga Medis Positif Covid-19, Layanan IGD RS Abdul Manap Jambi Ditutup

Regional
Bupati Serang dan Pandeglang Cuti Kampanye, Wagub Banten Tunjuk 2 Pjs

Bupati Serang dan Pandeglang Cuti Kampanye, Wagub Banten Tunjuk 2 Pjs

Regional
Ketua PN Lubuk Basung Sumbar Meninggal karena Tenggelam di Kolam Renang

Ketua PN Lubuk Basung Sumbar Meninggal karena Tenggelam di Kolam Renang

Regional
Kasus Positif Covid-19 di Riau Bertambah 263 dan Sembuh 195 Orang

Kasus Positif Covid-19 di Riau Bertambah 263 dan Sembuh 195 Orang

Regional
Sekda Bener Meriah dan Istrinya Positif Covid-19, Jalani Karantina Mandiri

Sekda Bener Meriah dan Istrinya Positif Covid-19, Jalani Karantina Mandiri

Regional
Seorang Wanita Tewas usai Diperkosa 5 Pria di Pinggir Sungai

Seorang Wanita Tewas usai Diperkosa 5 Pria di Pinggir Sungai

Regional
Menangis dan Celana Berlumuran Darah Saat Tiba di Rumah, Bocah SD Ini Mengaku Dicabuli Tetangga

Menangis dan Celana Berlumuran Darah Saat Tiba di Rumah, Bocah SD Ini Mengaku Dicabuli Tetangga

Regional
Gegara Kata 'Nyawiji', Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Wonogiri Gagal

Gegara Kata "Nyawiji", Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Wonogiri Gagal

Regional
Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Mulai Lakukan Tes Swab di Pondok Pesantren

Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Mulai Lakukan Tes Swab di Pondok Pesantren

Regional
Seorang ASN Kesbangpol Kudus Positif Covid-19, Sempat Ikut Rapat di Kantor

Seorang ASN Kesbangpol Kudus Positif Covid-19, Sempat Ikut Rapat di Kantor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X