BPBD Jateng Siapkan 150 Alat Pantau Erupsi Gunung Merapi

Kompas.com - 09/01/2019, 20:54 WIB
Gunung Merapi mengeluarkan material vulkanis saat terjadi letusan terlihat dari Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (1/6/2018). Gunung Merapi kembali mengalami letusan freatik pada pukul 08:20 WIB selama durasi dua menit dengan kolom letusan 6.000 meter yang teramati dari pos pemantauan Jrakah. Status Gunung Merapi masih tetap pada level II atau waspada. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/kye/18. ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHAGunung Merapi mengeluarkan material vulkanis saat terjadi letusan terlihat dari Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (1/6/2018). Gunung Merapi kembali mengalami letusan freatik pada pukul 08:20 WIB selama durasi dua menit dengan kolom letusan 6.000 meter yang teramati dari pos pemantauan Jrakah. Status Gunung Merapi masih tetap pada level II atau waspada. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/kye/18.


SEMARANG, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah menyiapkan 150 alat untuk memantau pergerakan erupsi di Gunung Merapi.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah Sarwa Pramana mengatakan, 150 alat dipasang di berbagai sisi Gunung Merapi. Alat dipasang untuk mengetahui kondisi terbaru tentang erupsi gunung tersebut.

Meski demikian, BPPD menyatakan bahwa dalam radius 3 kilometer masih aman. Status Gunung Merapi masih waspada level 2.

Baca juga: Ganjar Minta Jalur Evakuasi di Gunung Merapi Diperbaiki

"Ada 150 alat yang kami pasang untuk di berbagai sisi untuk mengetahui kondisi Merapi. Kami juga tambah 3 alat pemantau CCTV," kata Sarwa, Rabu (9/1/2019).

Tiga alat CCTV yang dipasang yaitu di sisi Gunung Merapi wikayah Klaten (Balerante), sisi gunung di Magelang dan sisi gunung di Boyolali.

"Status Merapi masih waspada, gempa vulkanik juga masih tergolong dangkal," tambah dia.

Untuk mengantisipasi erupsi, BPBD menyiapkan jalur evakuasi dan tempat yang dijadikan lokasi pengungsian.

"Kami juga menyediakan logisitik untuk itu, dan masker untuk mengantisipasi debu vulkanik," ujar dia.

Gunung Merapi di Jawa Tengah dan DIY ini hingga kini masih mengeluarkan erupsi. Rata-rata terjadi 34 guguran lava dengan jarak mencapai 1,2 kilometer ke arah Kali Gendol.

Baca juga: Gunung Merapi Keluarkan Lava dengan Jarak Luncur 1 Kilometer

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua pihak ikut menjaga jalur evakuasi gunung Merapi.

Ia mendapati laporan bahwa jalur evakuasi gunung Merapi terutama di Kabupaten Klaten rusak parah.

“Gunung Merapi, jalur evakuasi kami minta agar diperbaiki. Jalur di Klaten belum diperbaiki karena rusak akibat material truk pasir,” kata Ganjar, di Semarang, Jumat (28/12/2018).

Di lokasi jalur bencana di Klaten, Ganjar meminta para pengusaha galian C menjaga bersama-sama jalur tersebut. Jalur dipakai warga untuk menyelamatkan diri ketika sewaktu-waktu terjadi erupsi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.280 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Ketidaksengajaan

1.280 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Ketidaksengajaan

Regional
Kecanduan Film Porno, Pemuda Ini Perkosa dan Bunuh Guru SD

Kecanduan Film Porno, Pemuda Ini Perkosa dan Bunuh Guru SD

Regional
Bandingkan dengan Angka Covid-19 Jawa Timur, IDI: Kalsel Tertinggi

Bandingkan dengan Angka Covid-19 Jawa Timur, IDI: Kalsel Tertinggi

Regional
Tanggapan Wali Kota soal Pontianak Catatkan Nol Kasus Covid-19

Tanggapan Wali Kota soal Pontianak Catatkan Nol Kasus Covid-19

Regional
Terjangkit Covid-19, Siswa Secapa AD: Tak Ada Keluhan, tapi Sedih Dinyatakan Positif

Terjangkit Covid-19, Siswa Secapa AD: Tak Ada Keluhan, tapi Sedih Dinyatakan Positif

Regional
Kecanduan Judi Online, Pria 40 Tahun Ini Nekat Curi Motor

Kecanduan Judi Online, Pria 40 Tahun Ini Nekat Curi Motor

Regional
Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur

Terima Bantuan Penanggulangan Covid-19, Ridwan Kamil Apresiasi Para Donatur

Regional
Sedang Mengendarai Motor, Polisi Diserang hingga Tewas, Orangtua Pelaku Sempat Melerai

Sedang Mengendarai Motor, Polisi Diserang hingga Tewas, Orangtua Pelaku Sempat Melerai

Regional
Kisah Haru Anak Ketua DPRD Samarinda Gelar Akad Nikah di Samping Jenazah Ayahnya

Kisah Haru Anak Ketua DPRD Samarinda Gelar Akad Nikah di Samping Jenazah Ayahnya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Juli 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Juli 2020

Regional
Pemprov Jabar Mulai Persiapkan Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19

Pemprov Jabar Mulai Persiapkan Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Modus Pelaku Pembunuh Perempuan di Penginapan Palembang

Terungkap, Ini Modus Pelaku Pembunuh Perempuan di Penginapan Palembang

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 11 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 11 Juli 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Juli 2020

Regional
1.262 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan karena Bisul

1.262 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan karena Bisul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X