Tak Disiplin dalam Bekerja, 143 ASN di NTT Kenakan Rompi Oranye Saat Apel Pagi

Kompas.com - 07/01/2019, 10:49 WIB
Ratusan ASN di Pemrov NTT, mengenakan rompi orange saat apel pagi di halaman kantor Gubernur NTT, Senin (7/1/2019)KOMPAS.com/Sigiranus Marutho Bere Ratusan ASN di Pemrov NTT, mengenakan rompi orange saat apel pagi di halaman kantor Gubernur NTT, Senin (7/1/2019)


KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak 143 aparatur sipil negara ( ASN) di lingkup Setda Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT), diberi sanksi mengenakan rompi berwarna oranye saat apel pagi, Senin (7/1/2018).

Ratusan ASN itu mengenakan rompi tersebut karena tak disiplin dalam bekerja.

Para ASN mengenakan rompi dengan tulisan "Saya Tidak Disiplin" tersebut, setelah dilakukan evaluasi daftar kehadiran ASN dalam rentang waktu tiga bulan mulai dari bulan Oktober hingga Desember 2018.

Mereka kurang disiplin dalam bentuk terlambat masuk kantor, pulang awal, dan tidak masuk kantor tanpa berita.


Baca juga: Sebelum Tewas, Taruna Akpol Dihukum Seniornya karena Dinilai Tak Disiplin

Ratusan ASN itu berasal dari 37 OPD di lingkup Setda Provinsi NTT.

ASN yang paling banyak mengenakan rompi oranye dari Dinas Pemuda dan Olahraga yakni 12 orang dan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Sedangkan OPD lainnya angkanya di bawah 10 orang.

Pantauan Kompas.com, saat apel pagi yang berlangsung di halaman kantor Gubernur NTT, ratusan ASN itu berdiri dan berbaris terpisah dari ASN lainnya.

Mereka berdiri di bagian barat kantor gubernur yang berbentuk alat musik Sasando itu.

Rompi tersebut disematkan langsung oleh pimpinan organisasi daerah (OPD) masing-masing ASN yang melanggar disiplin itu.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, tujuan dilakukan hal itu yakni semata-mata untuk menegakan disiplin bagi ASN.

"Namanya organisasi itu tentu ada reward (penghargaan) dan punishment (hukuman). Jika kau melanggar tentu akan ada sanksi sehingga kami lakukan itu,"tegas Viktor.

Menurut Viktor, bentuk hukuman itu supaya semua ASN di NTT bisa semangat dan disiplin serta dituntut untuk bekerja secara profesional dengan melayani publik dalam bentuk administrasi dengan baik.

"Saya berulang kali katakan bahwa provinsi ini termiskin di Indonesia karena itu bukan hanya gubernur dan wakil gubernur, tapi semua perangkat dalam organisasi ini mempunyai tanggung jawab yang sama untuk sama sama bekerja keras dalam menuntaskan persoalan ini,"tegas Viktor.

Dengan pemakaian rompi ini kata Viktor, bukan untuk mempermalukan ASN, tapi untuk memberi efek jera agar tidak melakukan pelanggaran disiplin lagi.

Kompas TV Jenderal Tito Karnavian mendesak agar Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI terlebih dahulu memeriksa Viktor Laiskodat.


Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X