Tolak Serahkan Uang, Juru Parkir di Palembang Nyaris Tewas Dihujami Tusukan

Kompas.com - 05/01/2019, 14:44 WIB
Kompas TV Dalam video amatir korban dikeroyok sekelompok orang dengan menggunakan senjata tajam. Dari informasi warga peritiwa ini berawal dari senggolan saat berkendaraan sepeda mogtor di jalan raya. Aksi pengeroyokan Brigadir Pati Yusup terjadi 31 Desember 2018 lalu di kawasan Jalan Muaradua – Ranau Tebing Gading, Kelurahan Batu Belang Jaya, Kecamatan Muaradua, Kabupaten Oku Selatan. Korban meninggal karena kehabisan darah setelah dibacok oleh kawanan pelaku dengan senjata tajam. Sebelum meninggal korban sempat dilarikan ke rumah sakit setempat. Kini polisi telah mengamankan 8 terduga pelaku pengeroyokan. Sementara itu duka masih menyelimuti keluarga dari almarum Brigpol Pati Yusup. Sejumlah karangan bunga ucapan duka dari sejumlah petinggi Polri masih berjejer di rumah duka. Pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada polisi. Saat ini kepolisian masih mendalami motif kebenaran dari peristiwa tersebut karena para terduga para pelaku masih menjalani pemeriksaan.

KOMPAS.comSudirman (36) seorang juru parkir di kawasan pasar 10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, Sumatera Selatan nyaris tewas ditusuk David (32) dan M Rudi (28).

Akibat kejadian tersebut, David dan Rudi ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Palembang,Sabtu (5/1/2019).

Wakasat Reskrim Polresta Palembang AKP Ginanjar Aliya Sukmana mengatakan, peristiwa tesebut terjadi pada Selasa (1/2/2019) kemarin. Awalnya, kedua pelaku meminta uang jatah parkir kepada korban. Namun Sudirman enggan menyerahkan uang yang didapatnya. 

Lantaran permintaan tak dipenuhi, David dan Rudi langsung memukuli korban dan menghujaminya dengan tusukan di bagian punggung, perut dan tangan. Hujaman itu membuat Sudirman terluka parah.

"Korban langsung dilarikan ke rumah sakit dan sekarang masih dirawat. Setelah mendapatkan laporan dari keluarga korban, kedua pelaku berhasil kita tangkap. Motif penganiayaan itu karena kedua pelaku ingin minta uang jatah parkir," kata Ginanjar.

Luput Pengawasan Orangtua, Bocah 3 Tahun Tewas Terlindas Truk

Ginanjar melanjutkan, dari tersangka petugas mendapatkan barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis parang yang digunakan untuk menganiaya korban.

"Kita kenakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan korban luka berat, barang bukti sudah kita amankan," ujarnya.

 

"Uangnya untuk kebutuhan (miras), tapi tidak dikasih korban. Kami kesal langsung menghajarnya," ucap kedua pelaku ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Arca yang Ditemukan di Sleman Berasal dari Abad ke-9

2 Arca yang Ditemukan di Sleman Berasal dari Abad ke-9

Regional
Pria Tewas Dikeroyok karena Dituduh Curi Helm, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Pria Tewas Dikeroyok karena Dituduh Curi Helm, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Regional
Kronologi Porter Lion Air Curi Uang Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu

Kronologi Porter Lion Air Curi Uang Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Petugas Rumah Sakit di Jateng Wajib Pakai Masker Khusus

Cegah Penularan Virus Corona, Petugas Rumah Sakit di Jateng Wajib Pakai Masker Khusus

Regional
Besok Mulai Berlaku di Batam, Barang Impor di Atas 3 Dollar AS Kena Bea Masuk

Besok Mulai Berlaku di Batam, Barang Impor di Atas 3 Dollar AS Kena Bea Masuk

Regional
Kisah Ibu 4 Anak Idap Kanker Stadium 4, Makan Andalkan Belas Kasihan Tetangga

Kisah Ibu 4 Anak Idap Kanker Stadium 4, Makan Andalkan Belas Kasihan Tetangga

Regional
Bawa Pisau, Seorang Pria di Pontianak Ngamuk di Kedai Kopi, Tikam Warga hingga Tewas

Bawa Pisau, Seorang Pria di Pontianak Ngamuk di Kedai Kopi, Tikam Warga hingga Tewas

Regional
Dampak Virus Corona, Jumlah Turis China di Bali Zoo Menurun

Dampak Virus Corona, Jumlah Turis China di Bali Zoo Menurun

Regional
Kronologi Terbongkarnya Kebohongan Siswi SMA di Makassar yang Pura-pura Diculik

Kronologi Terbongkarnya Kebohongan Siswi SMA di Makassar yang Pura-pura Diculik

Regional
Bawa Gergaji, Pemuda di Kebumen Ngamuk dan Paksa Masuk ke Bank Danamon

Bawa Gergaji, Pemuda di Kebumen Ngamuk dan Paksa Masuk ke Bank Danamon

Regional
Hendak Memancing, Warga Musi Rawas Temukan Kerangka Manusia di Semak-semak

Hendak Memancing, Warga Musi Rawas Temukan Kerangka Manusia di Semak-semak

Regional
Diperkosa Bertahun-tahun oleh Ayah, Kakak, dan Sepupu, Remaja Wanita di Mamasa Takut Melapor

Diperkosa Bertahun-tahun oleh Ayah, Kakak, dan Sepupu, Remaja Wanita di Mamasa Takut Melapor

Regional
Pemprov NTB Siapkan Corona Crisis Center

Pemprov NTB Siapkan Corona Crisis Center

Regional
Ayah, Kakak, dan Sepupu Tak Saling Tahu Telah Memerkosa Remaja Wanita Bertahun-tahun

Ayah, Kakak, dan Sepupu Tak Saling Tahu Telah Memerkosa Remaja Wanita Bertahun-tahun

Regional
Cerita Nelayan Natuna, Gali Lubang Tutup Lubang untuk Cari Ikan di Surga Bahari Perbatasan

Cerita Nelayan Natuna, Gali Lubang Tutup Lubang untuk Cari Ikan di Surga Bahari Perbatasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X