Tiket Gratis KA Galunggung Habis Dipesan hingga Tahun Baru

Kompas.com - 27/12/2018, 22:25 WIB
Kereta Api Galunggung tujuan relasi Bandung-Tasikmalaya di Stasiun Tasikmalaya, Kamis (27/12/2018). KOMPAS. com/IRWAN NUGRAHAKereta Api Galunggung tujuan relasi Bandung-Tasikmalaya di Stasiun Tasikmalaya, Kamis (27/12/2018).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Tiket gratis Kereta Api Galunggung relasi Bandung-Tasikmalaya, sudah habis dipesan sampai 2 Januari 2019. Sebab, masa libur sekolah mulai berakhir setelah pergantian tahun.

Namun, tiket hari berikutnya masih tersedia dan bisa dipesan di stasiun yang disinggahi kereta api yang baru diluncurkan, Rabu (26/12/2018) kemarin.

"Sampai tanggal 1 Januari 2019, 636 kursi per perjalanan sudah habis dipesan penumpang. Kursi baru tersedia tanggal 2 Januari 2019 mendatang. Tiket hingga 25 Januari ini gratis, tapi harus melalui pemesanan melalui loket terlebih dahulu," ujar Kepala Stasiun Tasikmalaya, Arief Wahyono, saat dimintai keterangan, Kamis (27/12/2018).

Baca juga: Kisah Penumpang KA Galunggung, dari Kehabisan Tiket hingga Pengalaman Pertama Naik Kereta

Ditambahkan Arief, pemesanan tiket bisa dilakukan di loket Stasiun Rancaekek, Cicalengka, Nagrek, Leles, Cibatu, Cipeundeuy, Ciawi, Tasikmalaya dan Kiaracondong Bandung.

Satu orang pemesan bisa untuk maksimal empat tiket. Calon penumpang pun harus datang langsung ke stasiun dan belum bisa melalui aplikasi online.

"Jadi tidak dahulu melalui aplikasi kereta api di telepon pintar. Ini masih dalam tahap ujicoba," katanya.

Meskipun tidak dikenakan tarif, lanjut Arief, calon penumpang tetap harus memesan tiket terlebih dahulu. Syaratnya, dengan mengisi formulir serta menunjukkan identitas resmi seperti KTP, SIM ataupun paspor dan langsung ke loket di stasiun yang dilewati kereta.

"Tetap harus ada pemesanan dahulu di loket stasiun asal atau tujuan, ataupun stasiun yang disinggahi. Secara teknis harusnya bisa," tambahnya.

Salah seorang calon penumpang asal Bandung, Novianti (34) mengatakan, sebelumnya belum mengetahui persis bagaimana tata cara pemesanan tiket KA Galunggung. Dalam waktu dekat, dia ada rencana untuk berkunjung ke Tasikmalaya.

Namun, dirinya datang ke stasiun dan langsung diberikan arahan bahwa pemesanan tiket secara langsung di loket.

"Pesannya bisa pulang pergi atau tidak, katanya di Tasik sudah habis," ujarnya.

Senada juga dikatakan warga Tasikmalaya, Dede Supriatin (66). Ia berencana mengantar cucu ke Bandung karena masa liburan sudah habis.

"Anak juga memberi tahu, ada kereta gratis. Langsung naik di stasiun, atau bagaimana. Soalnya cucu masuk sekolah tanggal 2 Januari," pungkasnya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikeroyok Warga hingga Tewas Setelah Dituduh Curi Helm, Polisi Sebut Ada Pidana Baru

Dikeroyok Warga hingga Tewas Setelah Dituduh Curi Helm, Polisi Sebut Ada Pidana Baru

Regional
Mengungkap Fakta Pelajar SMA Hilang dan Ditemukan Jadi Tengkorak, Dibunuh Sopir Angkot hingga Dibuang ke Sungai

Mengungkap Fakta Pelajar SMA Hilang dan Ditemukan Jadi Tengkorak, Dibunuh Sopir Angkot hingga Dibuang ke Sungai

Regional
Pria Setubuhi Dua Putri Kandung Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Pria Setubuhi Dua Putri Kandung Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Regional
Cerita di Balik Sukiyah, Hidup Seorang Diri dengan Berteman Gelap hingga Rambut Jadi Sarang Tikus

Cerita di Balik Sukiyah, Hidup Seorang Diri dengan Berteman Gelap hingga Rambut Jadi Sarang Tikus

Regional
Duduk Perkara Pembunuhan Pelajar SMA yang Hilang Ditemukan Jadi Tenggorak

Duduk Perkara Pembunuhan Pelajar SMA yang Hilang Ditemukan Jadi Tenggorak

Regional
Pipa PDAM Malang Pecah, Emil: Pemprov Jatim Bantu Pemkot Malang Upayakan Perbaikan

Pipa PDAM Malang Pecah, Emil: Pemprov Jatim Bantu Pemkot Malang Upayakan Perbaikan

Regional
Kisah Ardian, Mantan Pencuri Beras yang Kini Jadi Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus

Kisah Ardian, Mantan Pencuri Beras yang Kini Jadi Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus

Regional
Fakta Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Selat Malaka, 9 Penumpang Belum Ditemukan hingga Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Fakta Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Selat Malaka, 9 Penumpang Belum Ditemukan hingga Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah Sukiyah, Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus | Pembunuhan Pelajar SMA di Bengkulu

[POPULER NUSANTARA] Kisah Sukiyah, Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus | Pembunuhan Pelajar SMA di Bengkulu

Regional
Atap Ruko Roboh Timpa 4 Anak, 1 Tewas di Tempat, 1 Kritis

Atap Ruko Roboh Timpa 4 Anak, 1 Tewas di Tempat, 1 Kritis

Regional
Bertemu Sukiyah yang Miliki Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus Paling Menggetarkan Hati Ardian

Bertemu Sukiyah yang Miliki Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus Paling Menggetarkan Hati Ardian

Regional
KM Wingston Tenggelam di Perairan Kualatanjung, Sumut, 8 Orang Selamat, 3 Hilang

KM Wingston Tenggelam di Perairan Kualatanjung, Sumut, 8 Orang Selamat, 3 Hilang

Regional
Sosok Ardian, Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus: Mantan Residivis Keluar Masuk Penjara

Sosok Ardian, Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus: Mantan Residivis Keluar Masuk Penjara

Regional
Dipaksa Bersetubuh oleh Ayah Kandung, Korban Alami Gangguan Kejiwaan

Dipaksa Bersetubuh oleh Ayah Kandung, Korban Alami Gangguan Kejiwaan

Regional
Ricuh Warga Mandala Medan karena Konflik Sosial, Bukan Agama

Ricuh Warga Mandala Medan karena Konflik Sosial, Bukan Agama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X