Safari Politik, Johan Budi Jelaskan Modus Korupsi Baru

Kompas.com - 24/12/2018, 06:47 WIB
Johan Budi ketika melakukan safari politik dan menemui sejumlah pegiat antikorupsi di Trenggalek Jawa Timur(23/12/2018) KOMPAS.com/ SLAMET WIDODOJohan Budi ketika melakukan safari politik dan menemui sejumlah pegiat antikorupsi di Trenggalek Jawa Timur(23/12/2018)

TRENGGALEK, KOMPAS.com - Juru bicara Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo yang kini maju sebagai calon legislatif DPR RI, Johan Budi, melakukan safari politik ke sejumlah wilayah di Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (23/12/2018) kemarin.

Dalam safari politik ini, Johan Budi menghadiri serangkaian kegiatan bersama para tokoh warga maupun pegiatan antikorupsi.

Salah satunya kegiatan yang berlangsung di salah satu kedai kopi di Kelurahan Ngantru, Kabupaten Trenggalek.

Johan Budi menghadiri kegiatan yang dihadiri sekitar 50 orang pegiat antikorupsi. Dalam penjelasannya, Johan Budi mengatakan bahwa selalu ada modus baru dalam melakukan praktik korupsi.

“Modus tindak pidana korupsi setiap tahun terus mengalami perkembangan. Saat ini yang kerap terjadi adalah kongkalikong antara lembaga eksekutif dengan legislatif,” jelas Johan Budi.

Baca juga: Satu Dapil dengan Johan Budi, Ibas Serahkan Suara pada Konstituen

Sebelumnya, modus operandi korupsi sebagian besar pada pengadaan barang dan jasa yang dananya digelembungkan (mark up). Saat ini, sebagian besar menggunakan modus baru, yaitu kerja sama antara kepala daerah dengan DPRD.

“Bukan berarti yang konvensional tidak ada, dan terkadang sekarang pun masih ada. Banyak modus baru yang berkembang, perselingkuhan antara DPRD dan kepala daerah. Seperti yang sudah banyak diberitakan. Banyak kepala daerah dan DPRD ditangkap KPK,” ujar Johan Budi.

Johan Budi juga menjelaskan, bentuk korupsi yang dilakukan oleh kepala daerah bermacam-macam. Kebanyakan yang menjadi lumbung untuk melakukan tindak pidana korupsi adalah pengesahan laporan pertanggung jawaban (LPJ) atau pengesahan suatu pekerjaan.

“Biasanya yang dilakukan oleh kepala daerah bersama anggota DPRD adalah ketika pengesahan laporan pertanggungjawaban (LPJ),” ucap Johan Budi.

Baca juga: Johan Budi Minta Pelarangan Deklarasi #2019GantiPresiden Tak Dikaitkan dengan Jokowi

Selain membahas berbagai macam permasalahan korupsi, sejumlah peserta yang hadir juga memberi masukan serta mengajukan berbagai pertanyaan tentang pemerintahan di era Presiden Joko Widodo.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Regional
Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Regional
Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Regional
Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Regional
Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Regional
Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Regional
Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

Regional
Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Regional
'Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas'

"Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas"

Regional
40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

Regional
Pria Ini Diduga Tewas Akibat Tersetrum Earphone

Pria Ini Diduga Tewas Akibat Tersetrum Earphone

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X