Guguran Lava Pijar Gunung Merapi Terpantau hingga Puluhan Kali Per Hari

Kompas.com - 19/12/2018, 14:53 WIB
Kegiatan sosialisasi bencana gunung Merapi yang digelar oleh BPBD Provinsi Jawa Tengah di Hotel Galuh Prambanan Klaten, Sabtu (15/12/2018). KOMPAS.com/IKA FITRIANA Kegiatan sosialisasi bencana gunung Merapi yang digelar oleh BPBD Provinsi Jawa Tengah di Hotel Galuh Prambanan Klaten, Sabtu (15/12/2018).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan bahwa guguran lava pijar Gunung Merapi terpantau terjadi antara belasan kali hingga puluhan kali per hari. 

Pada Rabu (19/12/2018) ini, Gunung Merapi kembali mengalami guguran lava pijar akibat fase pertumbuhan kubah lava, yang terekam CCTV pada pukul 12.30 WIB. 

Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, jika dilihat dari jumlah, guguran lava pijar pada tahun ini lebih kecil dibanding pada 2006 lalu yang mencapai ratusan guguran lava pihar per hari. 

Kemudian, pada tahun ini dari belasan hingga puluhan guguran lava tersebut hanya satu atau dua guguran lava yang mengarah ke Kali Gendol. 

Baca juga: Terkait Kondisi Merapi, Ini Kata Sri Sultan kepada Warganya

Menurut Hanik, guguran lava merupakan hal biasa namun masyarakat juga perlu waspada sehingga status Gunung Merapi saat ini, yakni Waspada atau Level II.

Kemudian, jarak aman pemantauan aktivitas Gunung Merapi oleh masyarakat yakni 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi. 

"Kami pun melihat visualnya (guguran lava). Untuk saat ini, itu termasuk fenomena biasa. Untuk melihat secara aman jarak atau radius tetaplah 3 km," katanya. 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dicopot dari Ketua DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo Ungkap Alasannya Dukung KLB

Dicopot dari Ketua DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo Ungkap Alasannya Dukung KLB

Regional
Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Kawal Percepatan Vaksinasi Covid-19

Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Kawal Percepatan Vaksinasi Covid-19

Regional
Korban Tewas Tambang Ilegal Parigi Moutong Jadi 6 orang, 4 di Antaranya Perempuan

Korban Tewas Tambang Ilegal Parigi Moutong Jadi 6 orang, 4 di Antaranya Perempuan

Regional
Kakek Tunarungu Simpan 9 Karung Uang di Rumah, Lurah: Dihitung Sudah Rp 174 Juta, dan Masih Ada 2 Karung Lagi

Kakek Tunarungu Simpan 9 Karung Uang di Rumah, Lurah: Dihitung Sudah Rp 174 Juta, dan Masih Ada 2 Karung Lagi

Regional
Cerita Evakuasi, Jalan Kaki Selama 9 Jam demi Selamatkan Sakirin

Cerita Evakuasi, Jalan Kaki Selama 9 Jam demi Selamatkan Sakirin

Regional
Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Loji Gandrung

Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Loji Gandrung

Regional
Sudah 4 Hari, Ceceran Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Sudah 4 Hari, Ceceran Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Regional
Pria Asal Sumbar Cabuli 30 Bocah Laki-laki, Diduga Punya Kelainan Seks

Pria Asal Sumbar Cabuli 30 Bocah Laki-laki, Diduga Punya Kelainan Seks

Regional
Tangis Kusmiyati Tanggung Utang Bank Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS

Tangis Kusmiyati Tanggung Utang Bank Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS

Regional
Pelapor 4 Petugas Forensik Jadi Penista Agama Syok Kasusnya Dihentikan, Berupaya Ajukan Pra Peradilan

Pelapor 4 Petugas Forensik Jadi Penista Agama Syok Kasusnya Dihentikan, Berupaya Ajukan Pra Peradilan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kasus BCA Salah Transfer Rp 51 Juta | Cerita Pasangan Suami Istri Punya 16 Anak

[POPULER NUSANTARA] Kasus BCA Salah Transfer Rp 51 Juta | Cerita Pasangan Suami Istri Punya 16 Anak

Regional
Sedang Masukkan Buah ke Mobil, Azhari Tewas Ditabrak Pikap dari Belakang

Sedang Masukkan Buah ke Mobil, Azhari Tewas Ditabrak Pikap dari Belakang

Regional
Kisah 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap Pabrik Tembakau, Bawa Balita ke Penjara, Kini Kasusnya Ditangguhkan

Kisah 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap Pabrik Tembakau, Bawa Balita ke Penjara, Kini Kasusnya Ditangguhkan

Regional
 7 Polisi di Jambi Kedapatan Pakai Narkoba Saat Sidak Tes Urine

7 Polisi di Jambi Kedapatan Pakai Narkoba Saat Sidak Tes Urine

Regional
Hari Ini Pukul 08.00 WIB, Bobby Nasution Dilantik Jadi Wali Kota Medan

Hari Ini Pukul 08.00 WIB, Bobby Nasution Dilantik Jadi Wali Kota Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X