KKP Selamatkan 47 Pekerja Migran Ilegal yang Sembunyi di Semak

Kompas.com - 19/12/2018, 12:44 WIB
Ilustrasi pekerja asing, pekerja ilegal Michal Jarmoluk/ StockSnapIlustrasi pekerja asing, pekerja ilegal


BATAM, KOMPAS.com - Kepolisian Keamanan Kawasan Pelabuhan (KKP) Polresta Barelang berhasil menyelamatkan 47 pekerja migran yang akan diberangkatkan ke Malaysia melalui jalur ilegal, Senin (19/12/2018) sore kemarin.

Ke-47 pekerja migran ini diselamatkan di kawasan Pasir Panjang, Monggak, Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) saat bersembunyi di semak-semak.

Kapolsek KKP AKP Syaiful Badawi yang dikonfirmasi membenarkan atas penyelamatan itu.

Syaiful mengaku, hal ini berdasarkan laporan masyarakat yang memberitahukan bahwa sering dilakukannya pengiriman pekerja migran melalui pantai dekat jembatan empat itu.

"Saat kami dekati, mereka sembunyi di semak-semak. Begitu kami gerebek, ternyata mereka berjumlah 47 orang," kata Syaiful, Rabu (19/12/2018).

Baca juga: Adelina, TKI yang Meninggal di Malaysia Disebut Pekerja Ilegal

Dari hasil pemeriksaan sementara, rencananya mereka akan diberangkatkan ke Malaysia Senin dini hari.

Namun, karena speedboat yang menjemput tidak kunjung datang, akhirnya mereka terkatung-katung di semak-semak tersebut hingga sore harinya.

"Sampai saat ini kami masih belum mengetahui siapa orang yang akan memberangkatkan mereka. Sebab mereka juga tidak tahu persis siapa yang akan menjemput mereka," jelasnya.

"Bahkan dari pengakuan mereka, mereka direkrut orang yang berbeda-beda dan membayar hingga Rp 2 jutaan untuk bisa diberangkatkan ke Malaysia melalui jalur ilegal tersebut," kata Syaiful menambahkan.

Saat ini, ke-47 pekerja migran ini masih menjalani pemeriksaan dan secepatnya akan dikoordinasikan dengan pihak P4TKI Batam agar bisa dipulangkan ke kampung halaman mereka masing-masing.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

Regional
Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

Regional
Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Regional
Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Regional
Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X