Kunjungi Timor Leste, Gubernur Viktor Berdansa Diiringi Alunan Suara Mari Alkatiri

Kompas.com - 11/12/2018, 14:23 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, saat berdansa bersama seorang perempuan asal Oekusi, Timor Leste. Terlihat Presiden Otonomi Khusus Oekusi,  Mari Alkatiri bernyanyi KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREGubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, saat berdansa bersama seorang perempuan asal Oekusi, Timor Leste. Terlihat Presiden Otonomi Khusus Oekusi, Mari Alkatiri bernyanyi

KUPANG, KOMPAS.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan kunjungan kerja ke Distrik Oekusi, Timor Leste, Senin (10/11/2018) kemarin.

Dalam kunjungan itu, Viktor didampingi pimpinan daerah di daratan Pulau Timor. Antara lain Wali Kota Kupang Jefry Riwu Kore, Bupati Kupang Korinus Masneno, Bupati Timor Tengah Utara Raymundus Sau Fernandes, Bupati Malaka Stefanus Bria Seran, Wakil Bupati Belu JT Ose Luan dan Plt Bupati Timor Tengah Selatan Marthen Selan, serta sejumlah pejabat lainnya.

Kedatangan mereka disambut oleh Presiden Otonomi Khusus Oekusi, Mari Alkatiri dan beberapa orang pejabat Timor Leste.

Viktor diterima dengan upacara adat setempat dan juga tarian gong dan bidu.

Dalam lawatan perdanannya di Timor Lestr rersebut, Viktor mengunjungi PLN di daerah Sakato, Hospital Umum di daerah Santa Roja, Jembatan Noefefan, menanam pohon cendana di halaman depan Bandara Internasional Oekusi dan memberikan sambutan di hadapan ratusan warga di Pante Makasar, Oekusi.

Usai memberikan sambutan, Viktor diberikan kesempatan bernyanyi bersama wali kota dan bupati di seluruh daratan Timor.

Baca juga: Gubernur NTT: Di Taman Nasional Komodo, Manusia Boleh Mati tapi Komodo Tidak

Setelah Viktor bernyanyi, Presiden Otonomi Khusus Oekusi Mari Alkatiri pun bernyanyi.

Saat Mari bernyanyi lagu Timor Leste, Viktor kemudian berdansa bersama seorang perempuan asal Oekusi. Viktor berdansa hingga lagu yang dinyanyikan Mari selesai.

Keakraban ini semakin terlihat ketika Viktor Laiskodat bersama Mari Alkatiri melakukan tos persaudaraan di hadapan masyarakat Timor Leste dan masyarakat Indonesia yang hadir dalam kegiatan tersebut

Dalam sambutannya, Viktor Laiskodat mengatakan, NTT dengan negara Timor Leste merupakan dua negara yang tidak bisa dipisahkan, karena masih berada dalam satu daratan di Pulau Timor.

Ia berharap agar dalam kunjungan persahabatan ini, pemerintah Indonesia dan Timor Leste tidak lagi mempersoalkan patok batas negara, namun saling bekerja sama untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di dua negara yang saling berbatasan.

Baca juga: Sebut Komodo Makan Anaknya Sendiri, Gubernur NTT Ancam Ambil Alih Taman Nasional

Mari Alkatiri menyambut baik kehadiran gubernur NTT dan berkomitmen untuk menjaga tali persaudaraan serta keakraban yang selama ini sudah terjalin.

"Kami berharap, ke depannya pemerintah NTT dan negara Timor Leste dapat bekerja sama baik dalam bidang ekonomi sosial dan budaya untuk membangun kedua negara yang saling berbatasan," kata Mari.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Regional
Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Regional
5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Regional
Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Regional
10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

Regional
Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Regional
Terlibat Judi, Oknum Kades Datangi Polisi dan Menyerahkan Diri

Terlibat Judi, Oknum Kades Datangi Polisi dan Menyerahkan Diri

Regional
Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Regional
Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Regional
Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Regional
Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Regional
Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Regional
Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Regional
Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X