Ratusan Jerigen Miras Jenis Tuak Gagal Beredar di Kota Bandung.

Kompas.com - 05/12/2018, 06:45 WIB
Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema tengah memperlihatkan ratusan jerigen berisi miras jenis tuak diatas truck yang gagal diedarkan di Kota Bandung, Selasa (4/12/2018). KOMPAS.com/AGIEPERMADIKapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema tengah memperlihatkan ratusan jerigen berisi miras jenis tuak diatas truck yang gagal diedarkan di Kota Bandung, Selasa (4/12/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi gagalkan ratusan jerigen berisi minuman keras (miras) jenis tuak siap edar di Kota Bandung, Senin (3/12/2018) kemarin.

Adapun penggagalan ratusan jerigen ini berawal dari informasi masyarakat tentang adanya jual penjualan miras jenis tuak.

Tim Prabu Polrestabes Bandung langsung mendatangi lokasi yakni di tempat parkir bus pariwisata, Jalan Pasir Koja, Bandung.

Ditempat tersebut petugas mencurigai kendaraan truk yang mengangkut jerigen. Saat dilakukan pemeriksaan ternyata benar saja jerigen tersebut berisi miras jenis tuak.

Baca juga: Gubernur Viktor Laiskodat akan Cabut Larangan Produksi Minuman Keras Lokal di NTT

"Jumlah barang bukti yang diamankan, ada 125 jerigen tuak," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema, di Mapolres, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/12/2018).

Petugas langsung mengamankan truk beserta dua orang yang merupakan seorang sopir berinisial PS dan seorang kenek berinisial RS. Keduanya diketahui merupakan pengecer miras jenis tuak tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasil pemeriksaan, tuak ini berasal dari wilayah Sukabumi. Pelaku memasok tuak dan mengedarkannya di Bandung sejak Mei 2018.

"Ini sebagai langkah antisipasi guna menekan peredaran miras jelang Natal dan Tahun Baru," tuturnya.

Saat ini polisi tengah melakukan pengembangan terhadap ungkapan tersebut, sedang ratusan jerigen itu kini telah diamankan di Satnarkoba Polrestabes Bandung.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X