Kompas.com - 30/11/2018, 16:39 WIB

JAYAPURA, KOMPAS.com - Kepolisian Sektor Sentani Kota membekuk seorang pria berinisial ME (34), lantaran terbukti melakukan pemerkosaan remaja berusia 16 tahun. Perkosaan tersebut terjadi pada, Kamis (29/11/2018).

Pelaku MW memanfaatkan kondisi korban yang mengalami gangguan mental untuk melaksanakan aksi bejatnya. 

Kepala Humas Polsek Sentani Kota Brigpol MC Ikhsan memberikan keterangan terkait kasus ini pada Jumat (30/11/2018) sore. 

“Begitu mendapat informasi (dari keluarga korban). Team Panini langsung mengejar dan berhasil menangkap pelaku di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura,” ungkap Ikhsan. 

Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpin Polsek Sentani, Ikhsan mengatakan bahwa MW mengetahui bahwa korban sedang sedirian di rumah saat kejadian perkara. MW yang tinggal tidak jauh dari korban bebas masuk ke dalam rumah korban dan membawanya menggunakan motor. 

Baca juga: Sekuriti Apartemen yang Coba Perkosa WN Jepang Ditahan

Pihak keluarga korban yang mendapati korban tak berada di tempatnya kemudian kebingungan dan mulai mencari keberadaan korban di sekitar lingkungan rumah. 

"Saat mencari keberadaan korban, keluarga korban mendapat informasi dari masyarakat sekitar bahwa melihat MW membawanya dengan menggunakan sepeda motor. Lantaran curiga, kemudian keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada kami,” ungkapnya.

Tak lama setelah laporan diterima, Kapolsek langsung  memerintahkan untuk melakukan penyelidikan. Tim menemukan korban tengah bersama dengan MW, sehingga keduanya langsung diamankan dan dilakukan pemeriksaan.

“Jadi. Ketika kami periksa, MW mengaku membawa korban dari rumahnya. Lalu dia membawanya ke parkiran truk yang berada di jalan Kolam Lele, Sentani. Di sana korban diperkosa oleh pelaku,” paparnya.

Baca juga: Hendak Perkosa Anak di Bawah Umur, Alam Tewas di Tangan Ayah Korban

Berdasarkan keterangan tersebut, Polsek Sentani langsung menaikkan status MW dari terperiksa menjadi tersangka, dikenai pelanggaran perundangan perlindungan anak di bawah umur.

“MW terancam di jerat dengan Pasal 81 Jo Pasal 76D UU No.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkas Ikhsan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Jabar Tawarkan 20 Proyek Investasi Senilai Rp 25,66 Triliun di WJIS 2022

Pemprov Jabar Tawarkan 20 Proyek Investasi Senilai Rp 25,66 Triliun di WJIS 2022

Regional
Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Regional
Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Regional
Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Regional
36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

Regional
Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Regional
Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Regional
Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Regional
Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Regional
Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.