Polres Karawang Geledah Gudang Bahan Bumbu Seblak yang Diduga Kedaluwarsa

Kompas.com - 29/11/2018, 15:40 WIB
Polisi menggeledah dan menyita sejumlah bahan bumbu seblak di Dusun Gandoang, Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Kamis (29/11/2018).
KOMPAS.com/ FARIDA FARHANPolisi menggeledah dan menyita sejumlah bahan bumbu seblak di Dusun Gandoang, Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Kamis (29/11/2018).

KARAWANG, KOMPAS.com - Polres Karawang mengeledah gudang bahan bumbu instan " seblak" yang diduga sudah kedaluwarsa di Dusun Gandoang, Jalan Pangulah Selatan, Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Kamis (29/11/2018).

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya mengungkapkan, pembuatan bumbu instan tersebut diduga kuat tidak memiliki izin, dilakukan secara ilegal, dan tidak higienis.

"Di gudang ini ditemukan beberapa karung terigu yang berdasarkan hasil pemeriksaan sementara merupakan terigu yang sudah kedaluwarsa, karena dibeli dengan harga yang murah dari harga normal Rp 15.000 per kilogram, dibeli harga separuhnya (Rp 7.500)," kata Slamet.

Baca juga: Cekcok, Pedagang Seblak Ditusuk Anak Buahnya Sendiri

Selain terigu, polisi juga menemukan garam yang sudah tidak layak edar dan beberapa bahan bumbu instan lainnya yang sudah tidak layak konsumsi.

"Bahan makanan tersebut diduga untuk bumbu makanan tradisional seblak yang diedarkan di daerah Karawang dan sekitarnya," ujar dia.

Selain menyita sejumlah bahan makanan tersebut, polisi juga tengah menyelidiki asal bahan makanan dan tempat pengemasan bumbu instan tersebut.

"Kami tengah mendalami di mana pengemasan bumbu tersebut, di sini hanya pembuatan bumbu setengah jadi yang diduga ilegal dan tidak higienis," ujar dia.

Baca juga: Postingan Soal Seblak Viral, Desy Beri Klarifikasi

Polisi sudah memeriksa empat orang terkait kasus ini, di antaranya pemilik gudang dan pekerja.

"Kami masih mendalami terkait pasal mana yang akan dikenakan kepada para pelaku," kata Slamet.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X