Lebah Beracun Serang Kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Belasan Pendaki Tersengat

Kompas.com - 21/11/2018, 12:28 WIB
Papan Pengumuman Penutupan Aktivitas Pendakian di Kawasan Gunung api Purba Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul KOMPAS.com/MARKUS YUWONOPapan Pengumuman Penutupan Aktivitas Pendakian di Kawasan Gunung api Purba Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pendaki dan pengelola obyek wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Desa Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta diserang lebah beracun jenis lebah madu raksasa (tawon gung).

Dalam insiden tersebut sebanyak enam orang pengunjung dan lima orang pengelola terluka sengatan lebah.

Salah seorang pengelola Lestari mengatakan peristiwa serangan lebah pertama kali pada hari Minggu (18/11/2018) saat itu seorang pencari rumput diserang ribuan lebah.

Hal ini lantaran dirinya membunuh seekor lebah, dan terus diserang ribuan lainnya, saat itu korban berlari sampai rumah namun terus dikejar lebah beracun ini walau jumlahnya susut jadi ratusan.

Baca juga: Seorang Petani Ditemukan Tewas Diduga Akibat Diserang Lebah

 

Lalu serangan kedua terjadi Senin (19/11/2018) saat itu ada enam orang pengunjung yang tersengat lebah, bahkan dua orang harus dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan secara medis.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Untuk pengunjung ada enam orang yang tersengat," katanya saat ditemui di Sekretariat Gunung Api Purba Nglanggeran, Rabu (21/11/2018)

Untuk memastikan keselamatan pengunjung, Senin (19/11/2018) malam pengelola melakukan penutupan. Lalu pada hari Selasa (20/11/2018) beberapa orang pengelola melakukan pengecekan sampai di puncak.

"Awalnya dua orang mencoba mengecek, satu diantaranya tersengat," katanya.

"Siangnya lima orang pengelola ke atas, termasuk saya. Lalu sampai puncak aman. Setelah itu ada dua ekor elang kelihatannya merusak sarang tawon disekitar puncak Gunung Bongos (Sekitar puncak Gunung Api Purba Nglanggeran). Seorang teman saya terasa ada yang menyengat. Tiba-tiba ribuan tawon menyerang," ucapnya.

Hampir seluruh tubuh Lestari mengalami sengatan lebah, dan berlari turun bersama empat orang lainnya. "Semuanya turun kami berlari menyelamatkan diri. Saya tersengat di sini (menunjukkan bagian alis, dan tangan)," ucapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X