Seorang Petani Ditemukan Tewas Diduga Akibat Diserang Lebah

Kompas.com - 07/09/2018, 22:21 WIB
Lebah. ThinkstockLebah.

SUKABUMI, KOMPAS.com - Seorang petani, Yunus (63) ditemukan meninggal di lahan pertanian Kampung Pasirkoet, Desa/Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (7/9/2018) siang.

Penyebab kematian petani warga desa setempat itu diduga karena diserang dan disengat lebah atau tawon.

Hal tersebut diperkuat dengan anggota tubuh korban dari muka hingga lehernya menghitam. Selain itu ditemukan sarang lebah.

"Ya, untuk sementara penyebab kematiannya diduga karena tersengat lebah atau tawon," ungkap Kepala Subbag Humas Polres Sukabumi, AKP Sunarto dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (7/9/2018) malam.

Dia menuturkan, jasad Yunus ditemukan oleh menantunya, Wiwit (40) pada Jumat sekitar pukul 13.00 WIB. Saat ditemukan, korban dalam posisi tengkurap dengan kepala di bawah dan kaki di atas tanah yang tidak rata.

"Keluarga menolak visum dan otopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. Dan, sudah membuat surat pernyataan," tutur dia.

Baca juga: Lompat ke Sungai, Bocah PAUD Tewas Tenggelam

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Petugas kepolisian, lanjut dia, sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi. Hasil olah TKP ditemukan sarang lebah atau tawon, dan sandal milik korban.

"Di jasad korban juga tidak ditemukan bekas penganiayaan atau benturan benda tumpul," ujar mantan kepala Polsek Ciracap itu.

"Riwayat kesehatan korban juga menderita sesak napas, sakit kepala dan sakit bahu. Serta pernah mengalami kecelakaan lalu lintas," sambungnya.

Baca juga: Arnold Tewas Tertimpa Tabung Uap yang Meledak dan Jebol Atap Rumah

Sunarto menjelaskan, sebelum ditemukan tewas, korban sempat pamit kepada istrinya pada Kamis (6/9/2018) sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, korban berpamitan kepada istrinya akan ke kebun dan menginap di saung.

"Hingga Jumat siang, anak korban menanyakan bapaknya yang belum pulang. Dan, langsung mencari korban hingga akhirnya korban ditemukan," pungkas dia.

Kompas TV Baru-baru ini ilmuwan menunjukkan bahwa lebah adalah salah satu hewan pintar yang juga bisa diajari. Percobaan yang dilakukan oleh ahli ekologi perilaku ini dilakukan di London, Inggris.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.