Sulitnya Evakuasi Harimau Sumatera Terjebak di Kolong Ruko yang Sempit

Kompas.com - 16/11/2018, 20:38 WIB
Petugas BBKSDA Riau berupaya masuk ke lorong ruko yang sempit agar dapat mengevakuasi harimau sumatera di Riau KOMPAS.com/ CITRA INDRIANIPetugas BBKSDA Riau berupaya masuk ke lorong ruko yang sempit agar dapat mengevakuasi harimau sumatera di Riau

PEKANBARU, KOMPAS.com - Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSD) Riau, belum berhasil mengevakuasi harimau sumatera yang terjebak di kolong ruko pasar Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Hingga Jumat (16/11/2018) sore, petugas masih mencari celah untuk melakukan penembakan bius. Sementara posisi harimau masih berada di kolong ruko yang sempit, sehingga sulit untuk bergerak.

Petugas juga sulit untuk melakukan evakuasi. Untuk masuk ke kolong saja, petugas harus merayap. Kondisi kolong gelap. Petugas menggunakan penerangan berupa senter.

Sementara petugas kepolisian, TNI, BPBD dan pemerintah kecamatan setempat membantu melakukan pengamanan di lokasi.

Baca juga: Hingga Jumat, Penyelamatan Harimau Sumatera yang Terjebak di Kolong Ruko Masih Berlanjut

Camat Pulau Burung M Yusuf saat dikonfirmasi Kompas.com, mengatakan, tim BBKSDA Riau melakukan persiapan penembakan bius.

"Harimaunya masih berdiam diri di kolong ruko milik Pak Johari. Untuk penembakan bius masih diupayakan tim BBKSD Riau," kata Yusuf, Jumat.

Sedangkan tim evakuasi, berupaya membobol lantai ruko dengan ukuran lebih besar, karena tinggi lantai dari tanah sekitar 10 sentimeter.

"Untuk itu, tim sementara menunda penembakan bius, karena ingin memodifikasi dan mengecilkan kandang trap (box trap) dulu. Sebab, kandang yang ada cukup besar dengan berat 800 kilogram. Setelah ini, akan dilakukan ditembak bius," jelas Yusuf.

Sebelumnya, petugas BBKSDA Riau sudah melakukan penembakan bius. Setelah harimau tergeletak, petugas berusaha masuk ke kolong, namun tidak ada akses.

Beberapa jam kemudian, harimau bangun. Hal itu terlihat oleh petugas dari lobang pipa pembuangan kamar mandi.

Baca juga: Kondisi Harimau Sumatera yang Terjebak di Kolong Ruko Pasar Sehat dan Agresif

Sementar, harimau yang sudah terbangun diberi daging ayam agar tidak kelaparan dan tenang berada di kolong.

Pada awalnya, harimau sumatera tersebut terjebak di kolong ruko pasar Pulau Burung pada, Rabu (14/11/2018) lalu.

Sebelum terjebak, harimau sempat main-main di sela-sela ruko dan menjadi tontonan masyarakat setempat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Regional
Jaksa Ajukan Banding Terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Jaksa Ajukan Banding Terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Regional
Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Regional
Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Regional
Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Regional
Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Regional
Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X