Kondisi Harimau Sumatera yang Terjebak di Kolong Ruko Pasar Sehat dan Agresif

Kompas.com - 16/11/2018, 11:08 WIB
Harimau sumatera yang terjebak pada bagian kolong ruko dalam kondisi sehat dan masih agresif ( Dok.BBKSDA Riau ) Kontributor Kompas TV Pekanbaru, Citra IndrianiHarimau sumatera yang terjebak pada bagian kolong ruko dalam kondisi sehat dan masih agresif ( Dok.BBKSDA Riau )

PEKANBARU, KOMPAS.com - Harimau sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) terjebak di kolong ruko pasar di Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Sehari setelah kejadian Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau sampai di lokasi dan berupaya melakukan evakuasi, Jumat (16/11/2018).

Memasuki hari ketiga harimau terjebak di kolong ruko yang sempit. Berdasarkan pengamatan tim di lapangan, kondisi harimau terlihat sehat dan agresif.

"Tadi pagi tim melihat kondisi harimau sehat. Sorot matanya tajam serta gerakannya aktif dan agresif," kata Kepala BBKSDA Riau Suharyono pada Kompas.com, Jumat.

Baca juga: 6 Fakta Harimau Sumatera di Pasar di Riau, Makan Ternak hingga Alasan Kendala Evakuasi

Dia mengatakan, tim memberikan makanan berupa daging ayam agar harimau tidak kelaparan.

"Daging kita berikan melalui celah-celah kolong dan mau dimakannya. Sedangkan untuk melihat posisinya, hanya bisa dilakukan melalui lubang pipa kamar mandi," sebut Suharyono.

Petugas juga mengambil dokumentasi foto dan video harimau tersebut. Bobot badannya terlihat sangat besar dan sudah dewasa.

"Kita belum tahu jenis kelaminnya apa. Karena belum bisa melihat seluruh bagian tubuhnya," ungkap Suharyono.

Baca juga: BBKSDA Riau hingga Malam Ini Masih Berupaya Evakuasi Harimau Sumatera dari Lorong Ruko

Tim di lokasi saat ini terdiri dari BBKSDA Riau termasuk medis, dibantu pihak kepolisian, TNI, BPBD dan pemerintah kecamatan. Sementara warga yang ada di sekitar lokasi diminta untuk menjauh.

"Proses penyelamatan terus kita upayakan dengan maksimal. Sekarang tim sedang persiapan untuk pembiusan kembali," tutup Suharyono.

Sebagaimana diketahui, pihak BBKSDA Riau sudah melakukan pembiusan, Kamis (15/11/2018) sekitar pukul 16.00 WIB kemarin. Meski sudah terbius, namun evakuasi belum bisa dilakukan, karena akses masuk ke posisi harimau cukup sulit.

Disekeliling kolong ruko masih dipasang jaring. Petugas gabungan juga sudah menyiapkan kerangkeng tempat harimau tersebut.

Satwa yang dijuluki 'Datuk' ini terjebak sejak Rabu (14/11/2018) lalu sekitar pukul 11.00 WIB. Sebelum terjebak, harimau sempat main-main di sela-sela ruko dan menjadi tontonan warga setempat.

Baca juga: Harimau Sumatera yang Terjebak di Lorong Ruko di Inhil Riau Ditembak Bius

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta 2 Anggota TNI Adu Jotos dengan Polisi, Dipicu Salah Paham di Jalan

Fakta 2 Anggota TNI Adu Jotos dengan Polisi, Dipicu Salah Paham di Jalan

Regional
Selamat Berpulang Mas Djaduk...

Selamat Berpulang Mas Djaduk...

Regional
Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Regional
APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Regional
Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Regional
Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Regional
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Regional
Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Regional
Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Regional
Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Regional
Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Regional
8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X