Polisi Bebaskan 2 Buruh Bangunan yang Disandera KKB Puncak Papua

Kompas.com - 14/11/2018, 17:35 WIB
Kedua pria yang di tengah merupakan korban penyanderaan oleh kelompok KKB di wilayah Puncak, Papua John Roy Purba/IstimewaKedua pria yang di tengah merupakan korban penyanderaan oleh kelompok KKB di wilayah Puncak, Papua


JAYAPURA, KOMPAS.com - Aparat kepolisian berhasil membebaskan dua orang buruh bangunan yang sempat disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) di wilayah Kabupaten Puncak, Papua, Rabu (14/11/2018) sekitar pukul 13.30 WIT.

Kedua orang pria yang sempat disandera diketahui bernama Seldi Butungbulanan (19) dan Arianto (21).

Mereka berhasil dibebaskan dari KKB berkat bantuan aparat kepolisian dan pemerintah daerah setempat.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, penyanderaan itu terjadi ketika kedua korban hendak ke kios milik ibu Agustina dengan melewati Jalan Kunga.

Baca juga: Kapolda Papua Ungkap Jenis Senjata Milik KKB di Lanny Jaya

Akan tetapi, ketika mereka tiba di depan Gereja Kunga dihadang lima orang pria yang membawa senjata api.

Tak lama berselang, ungkap Kamal, kedua pria itu dibawa ke arah gunung di belakang gereja.

“Saat itu, pemilik kios melihat kejadian itu, lantas ia pun melaporkannya ke salah satu kerabat korban, hingga akhirnya dilaporkan ke aparat kepolisian setempat,” kata Kamal, Rabu sore.

Dari laporan yang diterima polisi, lanjut Kamal, Kapolsek Ilaga Iptu Menase Sayori melakukan kordinasi dengan Sekda Kabupaten Puncak Abraham Bisay, Kadistrik Omukia Karlos Murib dan tokoh masyarakat Ram Uamang.

“Setelah melakukan kordinasi Kapolsek berhasil berkomunikasi dengan Militer Murib yang merupakan pimpinan KKB wilayah Puncak dan berhasil mendapatkan kata sepakat bahwa 2 orang warga yang kesehariannya sebagai seorang buruh bangunan yang disandera, akan dibebaskan,” ujar Kamal.

Baca juga: Pura-pura Mati, Pengemudi Ojek Selamat dari Serangan KKB di Papua

Kamal menambahkan, Kapolsek Ilaga Iptu Menase Sayori bersama 9 anggota, Sekda Kabupaten Puncak dan tokoh masyarakat Ram Uamang menjemput sandera yang telah dibebaskan oleh KKB.

“Sandera dibebaskan dan dijemput oleh Kapolsek bersama anggota di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, kemudian dibawa ke Mapolsek Ilaga guna pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas dia.

Kamal mengucapkan terima kasih kepada jajaran dan juga pemerintah daerah yang merespons dengan cepat terkait kasus penyanderaan ini.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal New Normal, Gubernur Sumsel: Protokol Kesehatan yang Lebih Diperketat

Soal New Normal, Gubernur Sumsel: Protokol Kesehatan yang Lebih Diperketat

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 27 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 27 Mei 2020

Regional
Satu Warga Positif Covid-19, Gang Berisi 75 Warga di Denpasar Dikarantina

Satu Warga Positif Covid-19, Gang Berisi 75 Warga di Denpasar Dikarantina

Regional
UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Mei 2020

Regional
Balikpapan Mulai Susun Konsep Penerapan New Normal

Balikpapan Mulai Susun Konsep Penerapan New Normal

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Mei 2020

Regional
Penumpang Bandara YIA Tujuan Jakarta Wajib Memenuhi Syarat Ini

Penumpang Bandara YIA Tujuan Jakarta Wajib Memenuhi Syarat Ini

Regional
Waspada! Banjir Rob Terjang Pesisir Selatan Bali

Waspada! Banjir Rob Terjang Pesisir Selatan Bali

Regional
Belum Terapkan New Normal, Tanggap Darurat di Salatiga Diperpanjang Satu Bulan

Belum Terapkan New Normal, Tanggap Darurat di Salatiga Diperpanjang Satu Bulan

Regional
Kapolsek Ditahan, Posisi Terancam Diganti, Diduga Mabuk, Mobilnya Tabrak Rumah hingga Tewaskan Warga

Kapolsek Ditahan, Posisi Terancam Diganti, Diduga Mabuk, Mobilnya Tabrak Rumah hingga Tewaskan Warga

Regional
Salurkan BLT Dana Desa, Bupati Luwu Utara: Poinnya Bukan Bantuan, Tapi..

Salurkan BLT Dana Desa, Bupati Luwu Utara: Poinnya Bukan Bantuan, Tapi..

Regional
Gelombang Tinggi Merusak Bangunan di Pantai Selatan Gunungkidul

Gelombang Tinggi Merusak Bangunan di Pantai Selatan Gunungkidul

Regional
#BantuMakan, Aksi Mahasiswa Undip Bantu Teman yang Tak Mudik Selama Pandemi Covid-19

#BantuMakan, Aksi Mahasiswa Undip Bantu Teman yang Tak Mudik Selama Pandemi Covid-19

Regional
Gadis 16 Tahun Disetubuhi Ayahnya Sejak SD hingga Hamil, Terungkap Setelah Lahirkan Bayi

Gadis 16 Tahun Disetubuhi Ayahnya Sejak SD hingga Hamil, Terungkap Setelah Lahirkan Bayi

Regional
PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang 3 Hari, Jadi Masa Evaluasi Sebelum New Normal

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang 3 Hari, Jadi Masa Evaluasi Sebelum New Normal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X