Saat "Sukarno" dan "Jenderal Sudirman" Menilang Pengendara Motor - Kompas.com

Saat "Sukarno" dan "Jenderal Sudirman" Menilang Pengendara Motor

Kompas.com - 10/11/2018, 16:09 WIB
Satuan polisi lalu lintas Polres Aceh Utara membuat aksi teatrikal dengan memerankan diri sebagai Presiden RI pertama Sukarno, Jenderal Sudirman, saat menilang pengendara sepeda motor di Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (10/11/2018). KOMPAS.com/Masriadi Satuan polisi lalu lintas Polres Aceh Utara membuat aksi teatrikal dengan memerankan diri sebagai Presiden RI pertama Sukarno, Jenderal Sudirman, saat menilang pengendara sepeda motor di Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (10/11/2018).

ACEH UTARA, KOMPAS.com — Satuan polisi lalu lintas Polres Aceh Utara membuat aksi teatrikal dengan memerankan diri sebagai Presiden RI pertama Sukarno dan Jenderal Sudirman saat menilang pengendara sepeda motor di Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (10/11/2018).

Kegiatan dalam rangka hari pahlawan itu juga memerankan pahlawan nasional dari Aceh, seperti Teuku Umar dan Cut Nyak Mutia.

Razia ini langsung diawasi polisi yang bertindak seperti Jenderal Sudirman, lengkap dengan tandu saat memimpin gerilya melawan Belanda.

Sementara Bung Karno berorasi tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Mikrofon yang digunakan pun layaknya alat pengeras suara yang lazim dipakai saat "Bung Besar" itu berpidato.

Baca juga: Ratusan Kendaraan Sudah Kena Tilang Elektronik

Masyarakat yang melanggar aturan lalu lintas diberi meja lalu duduk mendengar orasi Bung Karno. Sementara tokoh Cut Nyak Mutia dan Teuku Umar bersiaga di meja untuk membuat surat tilang kendaraan.

Aksi itu menarik perhatian masyarakat dan berhenti di pinggir lokasi tanpa sadar mereka tak mengenakan helm. Petugas pun langsung membawa mereka ke meja tilang.

“Saya pikir tadi hiburan, eh rupanya razia, kena saya,” kata seorang warga, Rahmad di lokasi.

Kasatlantas Polres Aceh Utara Iptu Sandy Titah Nugraha menyebutkan, razia dibuat seinovatif mungkin dan disesuaikan dengan tema Hari Pahlawan.

"Kami tentunya ingin mengingatkan para pelanggar, kasihan para pejuang kita yang dulu sudah mengorbankan nyawa untuk kemerdekaan, tapi setelah merdeka malah banyak pelanggar lalu lintas yang mengorbankan nyawa sia-sia di jalan raya,” pungkasnya.

Kompas TV Polisi di negara bagian victoria melumpuhkan seorang pria yang membakar sebuah mobil dan menolak untuk ditahan. Video ini kami dapat dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang melihat sebuah mobil terbakar di Bourke Street di pusat kota Melbourne, Australia. Mobil yang terparkir di pinggir jalan tersebut dikabarkan sengaja dibakar seorang pria. <br /> Orang-orang di sekitar kemudian memanggil polisi. Namun pria ini menolak ditahan dan malah menyerang beberapa polisi. Untuk melumpuhkan pelaku, polisi terpaksa menembak pria tersebut.



Close Ads X