Ketua Golkar Jabar Usulkan Standar Bantuan Rutilahu Rp 35 Juta - Kompas.com

Ketua Golkar Jabar Usulkan Standar Bantuan Rutilahu Rp 35 Juta

Kompas.com - 08/11/2018, 23:07 WIB
Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi (kaus hitam) saat ikut gotong royong renovasi rumah tidak layak huni.KOMPAS.com/ ISTIMEWA Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi (kaus hitam) saat ikut gotong royong renovasi rumah tidak layak huni.

KOMPAS.com - Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan standar bantuan pemerintah untuk pembangunan kembali rumah tidak layak huni sebesar Rp 35 juta.

Dedi mengatakan, selama ini, standar bantuan dari pemerintah untuk pembangunan kembali rumah tidak layak huni (rutilahu) sebesar Rp 15 juta.

Menurut Dedi, berdasarkan pengalaman, bantuan tersebut tidak mencukupi untuk membangun rumah layak.

"Untuk rutilahu, selama ini bantuan pemerintah standarnya Rp 15 juta. Menuut saya itu tidak mungkin dianggap layak dengan angka Rp 15 juta. Terlalu mepet. Kamar mandinya aja berapa harganya. Pengalaman saya, membangun rutilahu, paling ideal biayanya 35 juta," kata Dedi kepada Kompas.com, Kamis (8/11/2018).

Selain itu, lanjut Dedi, pembangunan kembali rumah tidak layak huni harus disesuaikan dengan kondisi wilayah.

Baca juga: Ikuti Amanat Sunan Gunung Jati, Dedi Mulyadi Renovasi Tajug di Jawa Barat

Misalnya, untuk di pegunungan dan pedesaan, konsep rumah yang cocok adalah panggung, tidak mesti menggunakan tembok.

"Dana Rp 35 juta itu cukup untuk membangun rumah panggung yang layak," tandas mantan bupati Purwakarta dua periode ini.

Menurutnya, problem pembangunan saat ini adalah selalu harus dibikin rata. Setiap daerah dibikin sama. Padahal, itu harus disesuaikan dengan kondisi wilayah.

Dedi berharap usulan bantuan Rp 35 juta itu bisa dimasukkan ke APBN. Sebelum usulan itu diterima, ia akan bergotong-royong secara swadaya membangun kembali rumah tidak layak huni, terutama di Jawa Barat.

"Bahkan sekarang saya fokus melakukan peresmian, karena ada beberapa rumah yang pembangunannya sudah selesai pasca-pilgub Jabar kemarin," kata ketua Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma'ruf untuk Jawa Barat ini.

Baca juga: Dedi Mulyadi Usul Inovasi Pelayanan Kesehatan di Daerah Diaktifkan Kembali


Terkini Lainnya

Diteriaki Korban, Penjambret di Tanjung Priok Dihakimi Warga

Diteriaki Korban, Penjambret di Tanjung Priok Dihakimi Warga

Megapolitan
Cuaca Panas Ekstrem di Seluruh Australia Capai 45 Derajat Celsius

Cuaca Panas Ekstrem di Seluruh Australia Capai 45 Derajat Celsius

Internasional
14 Jenazah Korban Longsor Gowa Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Jadi 25

14 Jenazah Korban Longsor Gowa Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Jadi 25

Regional
Jet Tempur China Melintas Dekat Taiwan, Taipei: Tetap Tenang

Jet Tempur China Melintas Dekat Taiwan, Taipei: Tetap Tenang

Internasional
Pakar Hukum: Syarat Ikrar Setia NKRI Berlaku untuk Bebas Bersyarat Ba'asyir

Pakar Hukum: Syarat Ikrar Setia NKRI Berlaku untuk Bebas Bersyarat Ba'asyir

Nasional
Pelatihan Etiket di Turki Anjurkan Perempuan Tidak Menjilat Es Krim

Pelatihan Etiket di Turki Anjurkan Perempuan Tidak Menjilat Es Krim

Internasional
Hasil Otopsi Dinyatakan Selesai, Jenazah IA Diserahkan ke Keluarga

Hasil Otopsi Dinyatakan Selesai, Jenazah IA Diserahkan ke Keluarga

Regional
Isu Penculikan Anak SD Hebohkan Warga Ruteng Flores

Isu Penculikan Anak SD Hebohkan Warga Ruteng Flores

Regional
Di Jakarta, Nyamuk Aedes Aegypti Kerap Gigit Anak-anak Saat Sekolah

Di Jakarta, Nyamuk Aedes Aegypti Kerap Gigit Anak-anak Saat Sekolah

Megapolitan
Soal Perubahan Status Kawasan Cagar Alam, Bupati Garut Minta KLHK Tegas dalam Penegakan Hukum

Soal Perubahan Status Kawasan Cagar Alam, Bupati Garut Minta KLHK Tegas dalam Penegakan Hukum

Regional
Hari Ini, Malaysia Memilih Sultan Baru

Hari Ini, Malaysia Memilih Sultan Baru

Internasional
AS: Kami Tak Mengakui Rezim Maduro sebagai Pemerintah Sah Venezuela

AS: Kami Tak Mengakui Rezim Maduro sebagai Pemerintah Sah Venezuela

Internasional
Kapolda Sumsel: Otak Pembunuhan IA Mudah-mudahan Tertangkap Hidup

Kapolda Sumsel: Otak Pembunuhan IA Mudah-mudahan Tertangkap Hidup

Regional
Pemilik Nama Mirip Presiden dan Wapres Bisa Makan Gratis di Sini

Pemilik Nama Mirip Presiden dan Wapres Bisa Makan Gratis di Sini

Megapolitan
6 Fakta Pembunuhan IA yang Dibakar di Ogan Ilir, Pelaku Pesta Sabu Sebelum Eksekusi hingga Dipicu Masalah Utang

6 Fakta Pembunuhan IA yang Dibakar di Ogan Ilir, Pelaku Pesta Sabu Sebelum Eksekusi hingga Dipicu Masalah Utang

Regional

Close Ads X