3 Fakta Baru Sopir Taksi Online Hilang di Palembang, Jejak Terakhir hingga Angkut 3 Pria

Kompas.com - 01/11/2018, 18:13 WIB
Ilustrasi korban penculikan, korban penyekapan, imigran. CNN.comIlustrasi korban penculikan, korban penyekapan, imigran.

KOMPAS.com - Polisi di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), masih terus melacak keberadaan Sofyan, seorang sopir taksi online yang hilang selama kurang lebih tiga hari.

Dari hasil penyelidikan sementara, ada tiga orang pria yang menjadi penumpang terakhir Sofyan.

Sofyan sendiri terakhir terpantau berada di wilayah Betung, Banyuasin, Sumatera Selatan.

Berikut sejumlah fakta kasus hilangnya Sofyan tersebut.

1. Tiga orang pria menumpang mobil Sofyan

Ilustrasi mobil berjalanwww.willenslaw.com Ilustrasi mobil berjalan

Tidak hanya jajaran Polda Sumatera Selatan yang melakukan pencarian terhadap Sofyan (43). Rekan-rekan korban sesama sopir taksi online juga turut melacak aplikator terakhir Sofyan.

Hasilnya, akun pemesan mobil adalah TY, seorang perempuan. Namun, setelah nomor TY dihubungi dan dilakukan pemeriksaan di Polda Sumsel, perempuan itu hanya meminjamkan akun kepada 3 orang laki-laki.

TY dan ketiga pria itu bertemu di rumah makan kawasan KM 5 Palembang.

"Tiga pria itu mulanya menanyakan, ada tidak aplikasi Go-Car,TY bilang tidak ada hanya ada Grab. Lalu TY meminjamkan aplikasinya kepada tiga orang laki-laki tersebut,” kata Edo, Ketua Persatuan Driver Online Sumsel (PDOS).

Baca Juga: Sopir Taksi Online di Palembang Hilang, 3 Penumpang Diketahui Pria 

2. Sofyan terakhir terlacak di kawasan Betung

Ilustrasi GPS tracker kendaraan tambahan keamanancrid.com Ilustrasi GPS tracker kendaraan tambahan keamanan

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Regional
Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Regional
Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Regional
Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Regional
6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

Regional
Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Regional
Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Regional
Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Regional
5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

Regional
Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Regional
UNM Bantah Mahasiswanya Terlibat Perusakan Kantor Nasdem Makassar

UNM Bantah Mahasiswanya Terlibat Perusakan Kantor Nasdem Makassar

Regional
21 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem Makassar Ditangkap

21 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem Makassar Ditangkap

Regional
Ratusan Ton Ikan Mati Mendadak di Danau Toba

Ratusan Ton Ikan Mati Mendadak di Danau Toba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X