Kronologi Hilangnya Sopir Taksi Online di Palembang

Kompas.com - 01/11/2018, 15:40 WIB
Sofyan sopir taksi online yang hilang usai mengantarkan penumpang. ISTIMEWASofyan sopir taksi online yang hilang usai mengantarkan penumpang.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Hilangnya Sofyan (43) sopir taksi online usai mengantarkan penumpang ke arah KFC Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, pada Senin (29/10/2018) kemarin masih menimbulkan tanda tanya.

Pihak kepolisian Polda Sumatera Selatan masih mencari keberadaan Sofyan. Bahkan, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara telah membentuk tim khusus untuk kasus tersebut.

Kasus ini mulanya terungkap ketika Fitriani (32) yang merupakan istri korban membuat laporan di Polda Sumsel pada Selasa (30/10/2018), lantaran suaminya tak kunjung pulang usai bekerja.

Dari keterangan Fitriani, mulanya Sofyan mendapatkan order untuk mengantar penumpang dari kawasan KM 5 Palembang menuju ke KFC Bandara Sultan Mahmud Badarudin II, sekitar pukul 11.30 WIB.

Hingga larut malam, ternyata Sofyan tak kunjung pulang sehingga membuat Fitriani panik dan menghubungi rekan suaminya itu.

Baca juga: Sopir Taksi Online di Palembang Hilang, 3 Penumpang Diketahui Pria

Dari perbincangan terakhir, Sofyan ternyata sempat meminta untuk dilacak dengan menyebarkan titik GPS melalui ponsel ke grup WhatsApp sebelum dikabarkan hilang.

Mereka langsung menghubungi pihak aplikator dari taksi online di tempat Sofyan bekerja untuk meminta akun pemesan kepada korban.

"Setelah ditelepon nomor ponsel pemesan itu, ternyata perempuan,” kata Ketua Persatuan Driver Online Sumsel (PDOS) Edo, ketika dikonfirmasi, Kamis (1/11/2018).

Edo bersama rekannya lalu menanyakan kepada wanita inisial TY tersebut. Ternyata TY hanya meminjamkan aplikasi tersebut kepada tiga orang tak dikenal ketika sedang berada di salah satu rumah makan kawasan KM 5 Palembang.

“TY itu sedang makan usai mengikuti tes CPNS, tiga pelaku mendatanginya dan meminjam aplikasi taksi online. Selanjutnya ia tidak tahu lagi, TY juga sudah diperiksa polisi,” ujarnya.

 Dari titik terakhir GPS yang disebarkan Sofyan di grup WhatsApp sesama sopir taksi online, ia berada di kawasan Betung Kabupaten Banyuasin.

Namun, setelah dilakukan pencarian, para sopir taksi online itu tak kunjung mendapatkan keberadaan rekannya yang hilang bersama mobil jenis daihatsu Sigra warna hitam dengan plat nomor BG 1274 UN.

“Dari Betung, Sumbawa sampai KM 17 sudah kami cari tapi tak juga mendapatkan. Kami harap pihak kepolisian segera mengungkap kasus hilangnya rekan kami,” ujar Edo.

Kompas TV Pembuatan SIM A Umum untuk pengemudi angkutan online yang ditinjau berlokasi di Yogyakarta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Regional
4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

Regional
Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

Regional
Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Regional
Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X