Polisi Olah TKP Penculikan dan Pembunuhan Siswi MI

Kompas.com - 01/11/2018, 16:39 WIB
Lokasi pembunuhan korban kelas 1 siswi  MI di desa Parumpanai kecamatan Wasuponda, kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (1/11/2018) KOMPAS.com/AMRAN AMIR Lokasi pembunuhan korban kelas 1 siswi MI di desa Parumpanai kecamatan Wasuponda, kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (1/11/2018)

LUWU TIMUR, KOMPAS.com - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus penculikan dan pembunuhan bocah SNH (6), siswi kelas 1 MI Darul Ulum Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan pada Selasa (30/10/2018) lalu.

Olah TKP dilakukan di 2 tempat yang berdekatan. Lokasi pertama berada di kebun sawit yang berjarak 30 meter dari jalan dan lokasi kedua 40 meter dari lokasi pertama.

Pembunuhan bocah SNH bermula saat korban berjalan kaki bersama kakaknya pulang sekolah. Pelaku JN (25) datang dan memboncengkan keduanya. Dengan alasan ban motornya kurang angin, saat dalam perjalanan, pelaku hanya memboncengkan korban sementara kakak korban BF (9) disuruh menunggu.

Baca juga: Pulang Sekolah, Siswi MI Diculik dan Dibunuh di Kebun Sawit

Tak berselang lama, pelaku kembali menjemput kakak korban lalu memboncengnya melalui jalan berbeda, bukan jalan yang sama saat pelaku memboncengi korban.

Setelah sampai di dekat rumah, pelaku kembali menurunkan BF kakak korban, selanjutnya pelaku pergi.

Tiba di rumah, orang tua korban menanyakan keberadaan korban kepada sang kakak karena BF pulang sendiri tanpa adiknya.

“Waktu itu adik saya SNH sudah duluan pulang dibonceng pak JN karena ban motor kurang angin lalu kemudian menjemput saya untuk mengantar saya ke rumah,” kata BF, Kamis (1/11/2018).

Mendengar jawaban tersebut, orang tua korban terkejut lalu melakukan pencarian terhadap pelaku dan korban.

Saat akhirnya ditemukan, JN lalu ditanya tentang keberadaan SNH. Dia dengan santai menjawab jika korban diturunkan di jalan dan sempat dijemput oleh pengendara motor lain.

Orang tua korban pun panik dan melaporkan kehilangan anaknya kepada kepala desa dan melaporkan ke Polsek Wasuponda.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Regional
Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Regional
Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Regional
Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Regional
Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Regional
Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Regional
Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Regional
Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Regional
Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Regional
Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Regional
6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

Regional
Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Regional
Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Regional
Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X