Kompas.com - 30/10/2018, 13:39 WIB
Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh melepas liarkan kembali tiga ekor satwa dilindungi ke hutan kawasan Aceh Besar, Senin (29/10/18). Tiga jenis satwa hasil sitaan dari warga itu diantaranya; Owa Sumatra, Siamang dan  Elang Brontok. KOMPAS.COM/RAJA UMARTim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh melepas liarkan kembali tiga ekor satwa dilindungi ke hutan kawasan Aceh Besar, Senin (29/10/18). Tiga jenis satwa hasil sitaan dari warga itu diantaranya; Owa Sumatra, Siamang dan Elang Brontok.


BANDA ACEH, KOMPAS.com- Tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh kembali melepasliarkan 3 ekor satwa dilindungi ke hutan kawasan Aceh Besar, Senin (29/10/18).

Tiga jenis satwa yang dilepasliarkan itu merupakan hasil sitaan dari warga diantaranya owa sumatra, siamang, dan elang brontok.

“Owa sumatera hasil sitaan dari Aceh Selatan, siamang dari Banda Aceh, dan elang kami temukan tersangkut tali di pohon. Kondisi satwa itu harus segera dilepaskan ke hutan karena setelah kami observasi masih sangat liar,” kata Taing Lubis, Dokter Hewan dari BKSDA Aceh Senin (29/10/2018).

Baca juga: Pemilik Satwa Langka Diimbau Serahkan Peliharaannya ke BKSDA

Menurut Taing, jenis satwa langka owa sumatera yang dilepasliarkan ke hutan di kawan Aceh Besar itu berjenis kelamin betina yang diperkirakan telah berusia 7 tahun, dengan kondisi sangat sehat dan liar sehingga sangat baik untuk langsung dilepasliarkan.

“Owa itu masih sangat liar, tadi pagi sampai ke BKSDA dan sorenya langsung kami lepaskan karena kondisi sehat dan liar,” katanya.

Sementara siamang jantan yang berusia dua tahun itu juga dilepaskan setelah dua bulan dilakukan perawatan dan pemberian obat secara intensif di kantor BKSDA. Sebab, kondisinya sudah siap untuk hidup kembali di hutan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Siamang sudah dua bulan kami rawat di BKSDA, karena kondisinya juga sudah siap dilepaskan ke hutan. Elang brontok jenis kelamin jantan diperkirakan berusia dua tahun, itu juga tadi ditemukan tersangkut di pohon, karena kondisinya sehat dan bisa terbang langsung kami lepaskan,” ujarnya.

Kompas TV Tim gabungan polisi dan BKSDA Jember, Jawa Timur kembali menyita satwa langka dilindungi dari rumah warga.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X