Nasdem Targetkan Jokowi-Ma'ruf Amin Raup 68 Persen di Madura

Kompas.com - 21/10/2018, 15:50 WIB
Konsolidasi partai Nasdem se-Madura di Kabupaten Pamekasan menjelang Pemilu dan Pilpres 2019, Ahad (21/10/2018). KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANKonsolidasi partai Nasdem se-Madura di Kabupaten Pamekasan menjelang Pemilu dan Pilpres 2019, Ahad (21/10/2018).

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Nasdem menargetkan perolehan suara pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di pulau Madura mencapai 68 persen pada Pilpres 2019 mendatang.

Ketua DPP Nasdem Willy Aditya mengatakan, untuk memenangkan pasangan Jokow-Ma'ruf Amin di Madura perlu kerja keras. Sebab pada Pilpres 2014 lalu, Madura termasuk daerah yang kekalahannya di atas 100.000. Namun, Pilpres tahun 2014 sudah dievaluasi dan Nasdem sudah menemukan rumusannya untuk memenangkannya.

"Kabupaten Bangkalan yang agak berat untuk mendulang suara. Namun rumusannya sudah ketemu di sana agar Jokowi-Ma'ruf Amin menang," sebut Willy saat konsolidasi kader dan para Caleg se-Madura di Pamekasan, Minggu (21/10/2018)

Pria yang juga Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Nasdem ini menambahkan, kemenangan pasangan Khofifah-Emil di Madura pada Pilgub kemarin, juga memiliki efek yang kuat dalam mendulang suara. Selain itu, tokoh-tokoh politik yang banyak memiliki dukungan massa, juga akan menyumbang suara yang cukup signifikan.


Baca juga: 4 Tahun Pemerintahan Jokowi dan Bayang-bayang Masyarakat yang Terpecah

"Ada mantan Bupati Pamekasan Kholilurrahman, ada mantan anggota DPR Farid Al Fauzi dan sejumlah tokoh ulama lainnya yang memiliki basis massa kuat," sebutnya.

Selain kekuatan para tokoh, ada pula kekuatan para kader Nasdem dan caleg Nasdem dari tingkat DPRD kabupaten, DPRD wilayah dan DPR RI. Mereka diwajibkan tidak hanya sosialisasi dirinya sendiri, tetapi satu paket dengan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Jangan sampai ada kader atau caleg yang mbalelo. Nasdem tidak main-main. Sudah ada ratusan anggota DPR yang di PAW karena beda dukungan calon yang direkomendasikan oleh partai," kata Willy.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Regional
Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

Regional
Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Regional
Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Regional
KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

Regional
Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Regional
Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Regional
Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Regional
Polda Maluku: Pemberhentian Sementara Kombes AW Terkait Pelanggaran Prosedur

Polda Maluku: Pemberhentian Sementara Kombes AW Terkait Pelanggaran Prosedur

Regional
Sabtu Dini Hari, LBH Medan Dilempari Bom Molotov

Sabtu Dini Hari, LBH Medan Dilempari Bom Molotov

Regional
Minggu, Gibran Rencana Hadiri Pelantikan Jokowi Tanpa Selvi dan Jan Ethes

Minggu, Gibran Rencana Hadiri Pelantikan Jokowi Tanpa Selvi dan Jan Ethes

Regional
Skandal Pembobolan BNI Ambon, Perwira Polda Maluku Diberhentikan

Skandal Pembobolan BNI Ambon, Perwira Polda Maluku Diberhentikan

Regional
Maju Pilkada Solo, Gibran Akui Telah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Maju Pilkada Solo, Gibran Akui Telah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Regional
Soal Pilkada Solo, Gibran: Saya Akan Berjuang Tetap Maju Lewat PDI-P

Soal Pilkada Solo, Gibran: Saya Akan Berjuang Tetap Maju Lewat PDI-P

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X