Pasca-kecelakaan yang Tewaskan 1 Orang, Truk Pindad Diamankan di Sub Denpom

Kompas.com - 16/10/2018, 12:15 WIB
Truk milik PT Pindad terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sebuah mobil pick up di Desa Blabak, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (16/10/2018). Akibat peristiwa itu 1 orang tewas dan 2 luka. Dok. Polsek KandatTruk milik PT Pindad terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sebuah mobil pick up di Desa Blabak, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (16/10/2018). Akibat peristiwa itu 1 orang tewas dan 2 luka.

KEDIRI, KOMPAS.com - Proses evakuasi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk pengangkut amunisi milik PT Pindad dengan mobil pikap sudah usai. Sementara waktu, truk pengangkut amunisi diamankan di Markas Sub Denpom Kota Kediri.

Sebelumnya, arus lalu lintas yang menghubungkan Kediri-Blitar sempat tersendat akibat kecelakaan tersebut.

Kecelakaan ini melibatkan sebuah truk pengangkut amunisi milik PT Pindad dengan mobil pikap pengangkut bebek di Desa Blabak, Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (16/10/2018) pagi.

Untuk mengurai penumpukan kendaraan yang memang sedang padat karena aktivitas pagi itu, polisi memberlakukan buka tutup selama evakuasi berlangsung.

Evakuasi juga sempat lama karena kondisi korban dari pengemudi dan penumpang pikap yang terjepit bodi kendaraan ringsek.

"Jalur tidak sampai tutup total, diberlakukan buka tutup," ujar Bripka Sugianto, kepala Seksi Humas Polsek Kandat, Selasa.

Baca juga: Kecelakaan Truk Pindad vs Pick Up, 1 Tewas dan 2 Luka

Terhadap para korban luka, kata Sugianto, sudah mendapat perawatan di RS Gambiran II Kediri dan korban tewas dibawa ke Klinik Jimbun yang ada di dekat lokasi kejadian.

Untuk kendaraan yang terlibat, pikap nomor polisi AG 8610 GE diamanakan di kantor polisi, sedangkan truk nopol 9116*III pengangkut amunisi milik Pindad kini diamankan di Sub Denpom yang ada di Kota Kediri.

Iring-iringan kendaraan truk lainnya melanjutkan perjalanan ke Caruban. Kendaraan PT Pindad itu sebelumnya berangkat dari Malang menuju Caruban.

"Total kerugian materil mencapai Rp 10 juta," ujar Sugianto.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.10 WIB itu menyebabkan satu orang tewas, satu luka berat, dan satu lainnya luka ringan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X