Buktikan Harga Pasar Stabil, Ibu-ibu Diberi Uang untuk Belanja di Pasar

Kompas.com - 15/10/2018, 09:47 WIB
Nampak ibu-ibu mengolah aneka bahan pokok makanan dibeli dari Pasar Besar Kota Madiun. Para ibu diberi tantangan memasak aneka bahan pokok makanan dengan budget uang Rp 200.000 oleh relawan Ayo Jokowi, Minggu (14/10/2018). KOMPAS.com/Muhlis Al AlawiNampak ibu-ibu mengolah aneka bahan pokok makanan dibeli dari Pasar Besar Kota Madiun. Para ibu diberi tantangan memasak aneka bahan pokok makanan dengan budget uang Rp 200.000 oleh relawan Ayo Jokowi, Minggu (14/10/2018).

MADIUN, KOMPAS.com - Puluhan relawan Ayo Jokowi (Ayo Jo) bersama ratusan ibu-ibu milenial menggelar aksi masa bersama di Kota Madiun, Jawa Timur, Minggu (14/10/2018).

Aksi itu sebagai bentuk pembuktian harga bahan pokok makanan masih relatif stabil dan terjangkau warga. Pasalnya pihak lain menuding, harga kebutuhan bahan makanan makin melambung dan tak terjangkau oleh masyarakat.

Kepada ibu-ibu di Kota Madiun, relawan Ayo Jo memberikan tantangan bagi ratusan ibu-ibu untuk berbelanja bahan pokok di pasar, selanjutnya langsung dimasak bersama di halaman gedung kesenian Kota Madiun.

Untuk belanja bahan memasak, masing-masing ibu milenial dibekali uang sebesar Rp 200.000. Uang sebesar itu dibelikan bahan pokok berupa daging, telur, sayuran, tahu, ikan, minyak goreng, beras dan bahan lainnya di Pasar Besar Tradisional Kota Madiun.

Dari hasil belanjaan itu, panita memberikan keleluasaan bagi kelompok untuk memasak sebanyak berbagai jenis menu makanan.

Baca juga: Relawan Jokowi Jatim Siapkan Tokoh Muda untuk Gaet Swing Voters

Bagi yang bisa menyajikan aneka menu makanan terbanyak dengan cita rasa yang enak didapuk sebagai pemenangnya.

Relawan Ayo Jo memberikan hadiah sebesar Rp 1,5 juta bagi juara pertama, Rp 1 juta bagi juara kedua dan Rp 500.000 bagi juara ketiga.

Titik, seorang ibu rumah tangga yang ditemui di sela lomba menyatakan, kelompoknya menyajikan enam menu dari modal belanja di Pasar Besar Kota Madiun.

Menurut Titik, meski kurs dollar Amerika Serikat terus naik namun harga bahan pokok di pasar masih relatif stabil dan terjangkau.

"Harga bahan-bahan pokok yang kami beli tetap stabil dan terjangkau. Dari bahan belanjaan tadi, satu menu masakan bisa dinikmati sedikitnya 20 orang," ungkap Titik.

Aksi masak bersama itu menyedot perhatian warga setempat. Warga yang tidak mengikuti lomba ramai-ramai menonton jalannya perlombaan.

Pasalnya usai dinilai juri, warga bisa menyantap bersama-sama menu yang disajikan kelompok.

Koordinator Ayo Jo Mataraman, Ahmad Musowir menyatakan, aksi belanja dan masak bersama-sama itu digelar di wilayah mataraman meliputi Madiun, Magetan, Ngawi, Ponorogo dan Pacitan.

"Kegiatan ini serentak digelar di lima kabupaten," kata Ahmad.

Baca juga: Relawan Jokowi-Maruf Amin Jatim Diimbau Berdonasi untuk Korban Gempa

Ahmad mengatakan, aksi belanja dan masak bersama menunjukkan harga bahan kebutuhan pokok rumah tangga di pasar masih stabil. Tak hanya itu, harganya pun masih terjangkau di kalangan ibu rumah tangga.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seputar Aksi Tolak Omnibus Law, Nyaris Bentrok di UIN Sunan Kalijaga hingga Kantor Ganjar 'Disita'

Seputar Aksi Tolak Omnibus Law, Nyaris Bentrok di UIN Sunan Kalijaga hingga Kantor Ganjar "Disita"

Regional
'Saya Enggak Mau Bawa Virus ke Rumah, 3 Anak Masih Kecil-kecil'

"Saya Enggak Mau Bawa Virus ke Rumah, 3 Anak Masih Kecil-kecil"

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Dia Harus Bayar Air Susu Saya, Capek Jadi Ibu' | Efek Suntikan Vaksin Covid-19, Ada yang Mengantuk Tak Tertahan

[POPULER NUSANTARA] "Dia Harus Bayar Air Susu Saya, Capek Jadi Ibu" | Efek Suntikan Vaksin Covid-19, Ada yang Mengantuk Tak Tertahan

Regional
Kisah Pilu Selamet, Mata Melotot dan Kulit Melepuh, Dibawa ke RS dengan Uang Pinjaman

Kisah Pilu Selamet, Mata Melotot dan Kulit Melepuh, Dibawa ke RS dengan Uang Pinjaman

Regional
Kronologi Bocah 9 Tahun Terjebak dan Tewas Saat Rumahnya Terbakar di Muaro Jambi

Kronologi Bocah 9 Tahun Terjebak dan Tewas Saat Rumahnya Terbakar di Muaro Jambi

Regional
Pengakuan Relawan Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Badan Terasa Enak dan Nafsu Makan Tinggi

Pengakuan Relawan Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Badan Terasa Enak dan Nafsu Makan Tinggi

Regional
Detik-detik 2 Bocah Terjebak di Rumah yang Terbakar, 1 Anak Tewas dan Ibu Histeris Minta Tolong

Detik-detik 2 Bocah Terjebak di Rumah yang Terbakar, 1 Anak Tewas dan Ibu Histeris Minta Tolong

Regional
Putra Sulung Risma: Saya Sudah Siap Jika Direkom PDI-P Jadi Calon Wakil Wali Kota Surabaya

Putra Sulung Risma: Saya Sudah Siap Jika Direkom PDI-P Jadi Calon Wakil Wali Kota Surabaya

Regional
Bos Muncikari VS Ditangkap, Mengaku Sudah 5 Tahun Jalankan Prostitusi Artis, Ini Keuntungannya

Bos Muncikari VS Ditangkap, Mengaku Sudah 5 Tahun Jalankan Prostitusi Artis, Ini Keuntungannya

Regional
Seorang Bocah Tewas Terjebak Api Saat Rumahnya Terbakar, Ibu Histeris Minta Tolong

Seorang Bocah Tewas Terjebak Api Saat Rumahnya Terbakar, Ibu Histeris Minta Tolong

Regional
Ini Kata Suplier soal Daging Ayam Busuk Program BPNT

Ini Kata Suplier soal Daging Ayam Busuk Program BPNT

Regional
Polisi Dalami Kasus Daging Busuk Tidak Layak Konsumsi Program BPNT

Polisi Dalami Kasus Daging Busuk Tidak Layak Konsumsi Program BPNT

Regional
Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, Polisi: Pelaku Balas Dendam

Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, Polisi: Pelaku Balas Dendam

Regional
Video Merundung Temannya Viral, 9 Remaja Putri di Solo Diamankan Polisi

Video Merundung Temannya Viral, 9 Remaja Putri di Solo Diamankan Polisi

Regional
Risma Minta Fatayat NU Mengawasi Kondisi Ibu Hamil dan Balita Selama Pandemi

Risma Minta Fatayat NU Mengawasi Kondisi Ibu Hamil dan Balita Selama Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X