Terduga Penyuap Bupati Malang Pinjam 4 Perusahaan untuk Kerjakan Proyek DAK 2011

Kompas.com - 13/10/2018, 20:06 WIB
Pemilik CV Sawunggaling Moh Zaini Ilyas usai diperiksa sebagai saksi oleh penyidik KPK di Aula Bhayangkari Polres Malang pada Sabtu (13/10/2018) KOMPAS.com/ANDI HARTIKPemilik CV Sawunggaling Moh Zaini Ilyas usai diperiksa sebagai saksi oleh penyidik KPK di Aula Bhayangkari Polres Malang pada Sabtu (13/10/2018)

MALANG, KOMPAS.com - Ali Murtopo dan Eryk Armando Talla telah ditetap tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai pemberi suap dan gratifikasi kepada Bupati Malang Rendra Kresna dalam proyek peningkatan mutu pendidikan di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2011.

Belakangan, kedua orang rekanan itu diketahui meminjam empat perusahaan orang lain untuk mengerjakan proyek tersebut. Di antaranya adalah CV Sawunggaling yang merupakan milik Moh Zaini Ilyas dan CV Karya Mandiri milik Hari Mulyanto.

Moh Zaini Ilyas dan Hari Mulyanto diperiksa sebagai saksi bersama enam orang lainnya dalam pemeriksaan di aula Bhayangkari Polres Malang pada Sabtu (13/10/2018).

"Ada empat yang dipinjam, duanya apa saya tidak tahu namanya," kata Hari Mulyanto seusai pemeriksaan.

Hari mengatakan, total proyek yang diterima oleh perusahaannya senilai Rp 7 miliar untuk pengadaan buku dan alat peraga pendidikan. Meskipun nama perusahaannya yang tercantum sebagai pemenang lelang, yang mengerjakan adalah kedua orang tersebut.

Baca juga: Dugaan Suap Bupati Malang, KPK Periksa Pemilik Perusahaan Pemenang Tender DAK 2011

Kendati begitu, pihaknya terus memantau perjalanan proyek itu karena dikhawatirkan akan menjadi proyek fiktif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Waktu itu saya pantau terus. Sebab kalau fiktif, saya bisa kena waktu itu. Apalagi nilainya besar. Dan, memang waktu itu berjalan pengadaannya," katanya.

Awalnya, ia dijanjikan pembagian fee sebanyak 2,5 persen dari total nilai proyek tersebut selaku pemilik perusahaan. Kemudian dikurangi menjadi 1,5 persen. Namun ia mengaku tidak menerima pembagian yang dijanjikan.

"Paketnya kan milik mereka berdua. Punya saya hanya dipinjam. Saya dijanjikan pembagian 2,5 persen. Kemudian turun 1,5 persen. Setelah itu saya tidak tahu," ungkapnya.

Moh Zaini Ilyas mengungkapkan hal yang sama. Waktu itu, perusahaannya dipakai oleh Ali Murtopo untuk mengerjakan proyek DAK senilai Rp 8,8 miliar di Dinas Pendidikan tersebut.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Regional
Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Regional
Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.