Terungkap, Motif Ayah Jual Anak Kandung Seharga Rp 10 Juta di Aceh

Kompas.com - 13/10/2018, 14:07 WIB
Ilustrasi FREEPIK.comIlustrasi

KOTA LANGSA, KOMPAS.com – Polres Kota Langsa mengungkapkan motif kasus ayah kandung SK (41) tega menjual anaknya ST (7 bulan) karena motif ekonomi.

Pria itu menjual anaknya seharga Rp 10 juta pada pasangan suami dan istri RM (42) dan MS (43), warga Kota Sabang, untuk membayar utangnya pada seseorang.

“Menurut pengakuan pelaku, uang yang diperoleh dengan menjual anaknya itu untuk membayar utang. Motifnya ekonomi semata-mata,” kata Kasat Reskrim Polres Langsa Iptu Agung Wijaya Kusuma, yang dihubungi pada Sabtu (13/10/2018).

Baca juga: Polisi Tangkap Ayah yang Jual Anak Kandungnya Rp 10 Juta

Dia menyebutkan, saat ini, lima tersangka telah ditahan di Mapolres Kota Langsa. Mereka  bertindak sebagai perantara, pelaku, dan pembeli anak tersebut. Dia menjelaskan, penyidik terus mendalami seluruh keterangan dari kelima tersangka tersebut.

“Kami dalami terus. Saat ini, penyidik sedang melakukan pemberkasan. Segera kita limpahkan ke jaksa untuk proses penuntutan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, kasus ayah menjual anak kandungnya itu menarik perhatian publik di Aceh. Pasalnya, baru kali ini terdengar kabar ayah tega menjual anak kandungnya sendiri. Kasus itu terungkap saat istri korban NP melaporkan suaminya ke Polres Kota Langsa.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekda Grobogan Positif Covid-19, Pemkab Gelar Rapid Test dan Swab Massal

Sekda Grobogan Positif Covid-19, Pemkab Gelar Rapid Test dan Swab Massal

Regional
Banjir Genangi Bandara Andi Djemma Masamba, Penerbangan Ditunda 14 Hari

Banjir Genangi Bandara Andi Djemma Masamba, Penerbangan Ditunda 14 Hari

Regional
Kesal Sering Disebut Duda, Pria Ini Bunuh Temannya secara Sadis

Kesal Sering Disebut Duda, Pria Ini Bunuh Temannya secara Sadis

Regional
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, MPLS di Jateng Belum Boleh Tatap Muka

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, MPLS di Jateng Belum Boleh Tatap Muka

Regional
Kepala Bappeda Jatim Meninggal karena Covid-19, Khofifah: Kami Sangat Kehilangan

Kepala Bappeda Jatim Meninggal karena Covid-19, Khofifah: Kami Sangat Kehilangan

Regional
Asrama Pondok Pesantren di Puncak Bogor Hangus Terbakar

Asrama Pondok Pesantren di Puncak Bogor Hangus Terbakar

Regional
Kasus Dugaan Prostitusi Artis H, Polisi Tetapkan R sebagai Tersangka

Kasus Dugaan Prostitusi Artis H, Polisi Tetapkan R sebagai Tersangka

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak Pemkot Gorontalo Akan Lakukan Pembatasan Khusus di Kecamatan

Kasus Covid-19 Melonjak Pemkot Gorontalo Akan Lakukan Pembatasan Khusus di Kecamatan

Regional
Marak Kapal Cantrang di Natuna, Nelayan Mengadu ke Susi

Marak Kapal Cantrang di Natuna, Nelayan Mengadu ke Susi

Regional
Muncul Klaster Pekerja Media di Jatim, Gugus Tugas Covid-19: Kami Yakin Bisa Ditangani

Muncul Klaster Pekerja Media di Jatim, Gugus Tugas Covid-19: Kami Yakin Bisa Ditangani

Regional
Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Regional
Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Regional
Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Regional
Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Regional
2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X