Kunjungi Lokasi Gempa Lombok, Bupati Grobogan Mengaku Terenyuh

Kompas.com - 09/10/2018, 22:43 WIB
Bupati Grobogan Sri Sumarni menyerahkan bantuan uang Rp 1 miliar kepada Gubernur NTB Zulkiflimansyah untuk membantu korban gempa, Selasa (9/10/2018).? Dok Pemkab Grobogan‎Bupati Grobogan Sri Sumarni menyerahkan bantuan uang Rp 1 miliar kepada Gubernur NTB Zulkiflimansyah untuk membantu korban gempa, Selasa (9/10/2018).?

GROBOGAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menyerahkan bantuan uang tunai senilai Rp 1 miliar untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (9/10/2018). 

Bantuan diserahkan Bupati Grobogan Sri Sumarni kepada Gubernur NTB Zulkiflimansyah. Penyerahan bantuan dilaksanakan di ruang kerja Gubernur NTB.

Usai penyerahan bantuan, Sri dan rombongan diajak mengunjungi sejumlah tempat yang terdampak bencana. Seperti di Posko Bencana Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, dan sejumlah lokasi bencana di Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.

Dalam kesempatan itu, Sri bertemu dengan tokoh masyarakat dan warga yang terkena dampak musibah gempa. 

Baca juga: Hoaks, Foto Jalan Terbelah dan Rumah Hancur Akibat Gempa M 5,2 di Palu Pagi Ini

"Pada hari ini, saya melihat langsung kondisi yang ada di lokasi bencana di Lombok. Terus terang, saya merasa terenyuh sekali. Saya berdoa semoga masyarakat terdampak gempa selalu diberikan kesabaran dan keikhlasan," kata Sri saat dihubungi, Selasa (9/10/2018).

Menurut Sri, bantuan yang diberikan ke Lombok berasal dari pos perubahan APBD Grobogan 2018.  

Bantuan itu diharapkan bisa sedikit meringankan beban para korban, termasuk untuk memperbaiki infrastuktur yang rusak akibat gempa.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Regional
Enam Bulan Diselidiki,  Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Enam Bulan Diselidiki, Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Regional
Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Regional
Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

Regional
Pandemi Virus Corona, Cobaan Terberat Pariwisata Bali

Pandemi Virus Corona, Cobaan Terberat Pariwisata Bali

Regional
Pemprov Sulsel Anggarkan Rp 250 Miliar untuk Penanganan Corona

Pemprov Sulsel Anggarkan Rp 250 Miliar untuk Penanganan Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X