Kompas.com - 06/10/2018, 10:08 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

SEMARANG, KOMPAS.com - Dua orang pegawai di Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, diamankan karena diduga melalukan pungutan liar terkait uji kir kendaraan.

Dua pegawai itu ditangkap tangan (OTT) oleh tim dari direktorat tidak pidana khusus Polda Jawa Tengah.

"Tim penyelidik kemarin melakukan operasi tangkap tangan terhadap Master Uji inisial SA dan kasir atau bendahara pembantu inisial W," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Agus Triatmaja, Sabtu (6/10/2108).

Dijelaskan Agus, operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua pegawai Dishub Rembang itu bermula ketika polisi menerima aduan dari masyarakat tekait praktik pungutan liar pada pelaksaan uji kir kendaraan di dinas terkait.

Polisi kemudian turun tangan dengan melakukan observasi lebih dalam atas laporan itu.

Baca juga: Setelah Tampar Siswa Inklusi, Kepala SMK Didemo karena Pungli

Berdasarkan laporan, tim penyelidik mendapati bahwa pelaksaan uji kir di dinas terkait tidak sesuai ketentuan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam temuannya, misalnya, pada Kamis (4/10/2018), terdapat 37 kendaraan yang melakukan uji kir. Dalam prosesnya, pembayaran uji kir dilakukan tidak melalui kasir, melainkan langsung ke master uji.

Pembayaran yang dilakukan juga melebihi tarif yang ditentukan.

"Pembayaran kepada master uji (SA) besarannya antara Rp 100.000 sampai Rp 500.000, dan itu jauh di atas ketentuan retribusi pengujian kendaraan bermotor," ujar Agus.

Agus menerangkan, berdasarkan tarif resmi seusai dengan Peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2010, biaya uji kir paling sedikit Rp 58.500 dan paling banyak Rp 64.500.

Pembayaran itu sudah meliputi biaya retribusi, buku uji, stiker samping, pelat uji, dan uji emisi.

Meski tidak melalui prosedur resmi, kasir ternyata tetap menerbitkan bukti pembayaran. Padahal, uang pembayaran dari pemohon uji kir masih disimpan oleh master uji.

Baca juga: Pungli hingga Rp 597 Juta, Pejabat BPN Semarang Dihukum 6 Tahun

Dua pegawai di Dishub Rembang itu diduga telah melakukan tindak pidana korupsi berupa pungli dan atau pemerasan atau menerima hadiah atau gratifikasi dalam proses pendaftaran dan pelaksanaan uji kir kendaraan angkutan orang dan barang pada Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang.

Bersama itu polisi mengamankan sejumlah barang bukti antara lain uang tunai Rp 21,2 juta, 4 buah buku tabungan milik SA, telepon seluler, dokumen pendaftaran, pembayaran dan pengujian kendaraan, hingga buku catatan pembagian uang hasil pungli.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X