Ridwan Kamil Desak Pemkot Bandung Lantik Sekda Baru

Kompas.com - 04/10/2018, 20:00 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat ditemui wartawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (2/10/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGubernur Jabar Ridwan Kamil saat ditemui wartawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (2/10/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendesak Pemerintah Kota Bandung segera melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung yang baru.

Hal ini dilakukan agar tidak lagi ada kekosongan jabatan definitif di posisi yang terbilang sangat krusial dalam sebuah pemerintah daerah.

Pria yang akrab disapa Emil ini menjelaskan, Surat Keputusan Kementerian Dalam Negeri nomor 821/7288/SJ telah menunjuk Benny Bachtiar sebagai Sekda Kota Bandung.

Dalam surat tersebut juga ditunjuk tiga pejabat eselon II lainnya yang diangkat sebagai kepala dinas.

“Surat dari Mendagri sudah turun. Secepatnya Wali Kota Bandung mengikuti rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri,” kata Emil seusai Indonesian City Government PR Summit di Bandung, Kamis (4/10/2018).

Baca juga: Polemik Tambang Parung Panjang, Ridwan Kamil: Saya Ingin Hentikan Kematian Warga

Emil mengaku memiliki kewenangan untuk mendesak Pemkot Bandung segera melantik sekda baru yang telah ditetapkan.

“Kan saya perwakilan pemerintah pusat di Jawa Barat. Saya dapat surat dari Ditjen Otda untuk segera melantik sekda dan pejabat eselon II lainnya hasil seleksi terbuka,” ujarnya.

Pengamat Administrasi Publik Universitas Padjadjaran Yogi Suprayogi menilai, penunjukan kembali Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Bandung Evi S Shalehah oleh Wali Kota Bandung menyalahi aturan.

Seperti diketahui, selama delapan bulan posisi Sekda Kota Bandung masih kosong. Untuk mengisi kekosongan, pemkot sempat menunjuk Evi S Shalehah sebagai Plh Sekda periode Februari-April 2018.

Kemudian, April-Oktober 2018, Pemkot menunjuk Dadang Supriatna sebagai Penjabat Sekda Bandung.

Baca juga: Oded Perintahkan Penertiban Mobil Toko di Bandung

 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Regional
Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Regional
2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

Regional
Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Regional
Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Regional
Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Regional
Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Regional
Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Regional
Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Regional
Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Regional
AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

Regional
4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

Regional
15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

Regional
Bintara Polisi Ini 2 Kali Terlibat Kasus Narkoba

Bintara Polisi Ini 2 Kali Terlibat Kasus Narkoba

Regional
Kisah 4 Nelayan Terombang-ambing 12 Jam di Laut Usai Kapal Karam Dihantam Ombak

Kisah 4 Nelayan Terombang-ambing 12 Jam di Laut Usai Kapal Karam Dihantam Ombak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X