Wagub Jabar Minta Pemda Periksa Detektor Tsunami di Pantai Selatan

Kompas.com - 02/10/2018, 08:36 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat menghadir Gerakan  Sejuta Petani Muda, di Lingkungan Masjid Al-Jabbar, Desa Karangwangi Kec. Mekarmukti Kabupaten Garut, Rabu (26/9/18). Dokumentasi Humas Pemprov JabarWakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat menghadir Gerakan Sejuta Petani Muda, di Lingkungan Masjid Al-Jabbar, Desa Karangwangi Kec. Mekarmukti Kabupaten Garut, Rabu (26/9/18).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai mewaspadai rentetan bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Indonesia.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meminta pemerintah daerah khususnya di wilayah pantai selatan Jabar agar memeriksa alat pendeteksi tsunami.

"Saya meminta untuk Pemda yang wilayahnya terdapat pantai agar memeriksa alat deteksi tsunami untuk memastikan berfungsi atau tidak, apakah masih laik digunakan atau sudah rusak. Itu perlu dicek kembali seperti di wilayah Cipatujah, Pangandaran, dan pantai lain," kata Uu, Selasa (2/10/2018).

Tak hanya itu, Uu meminta pemerintah daerah kembali mengecek peta rawan bencana dan memeriksa jalur evakuasi.

Baca juga: Korban Meninggal Gempa dan Tsunami Palu Capai 925 Jiwa, 799 Luka-luka

"Selain itu, saya minta jalur evakuasi bencana seperti plang juga dicek. Khawatir papan atau plang itu rusak atau tertutup pepohonan," ucapnya.

Mantan Bupati Tasikmalaya itu mengimbau pemerintah daerah mulai meningkatkan kewaspaadaan.

Apalagi Jabar merupakan salah satu wilayah yang sering terjadi bencana, khususnya saat musim penghujan.

"Saya berharap kepada pemda kabupaten kota agar meningkatkan kewaspadaan dan bukan hanya daerah di dekat pantai, tapi daerah yang rawan longsor dan banjir, apalagi sekarang mendekati musim hujan," ungkapnya.

Baca juga: H+3, Dapur Umum dan Trauma Healing untuk Korban Tsunami di Palu Dikerahkan

"Kemudian BPBD di tiap daerah diperhatikan tentang fasilitasnya, anggarannya, dan kalau bisa BPBD itu bekerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat termasuk dengan ormas dan ponpres seperti di Tasikmalaya saya buat santri siaga bencana," jelasnya. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus WNA Masuk Indonesia di Tengah Wabah Corona, TKA China di Ketapang hingga Bintan Dipulangkan

Kasus WNA Masuk Indonesia di Tengah Wabah Corona, TKA China di Ketapang hingga Bintan Dipulangkan

Regional
Fakta Dibongkarnya Makam Pasien Positif Corona, Warga Bunyikan Kentongan, Bupati Turun Tangan

Fakta Dibongkarnya Makam Pasien Positif Corona, Warga Bunyikan Kentongan, Bupati Turun Tangan

Regional
Duduk Perkara Penolakan Pemakaman Pasien Covid-19 di Banyumas, Bupati Minta Maaf dan Pimpin Pembongkaran Makam

Duduk Perkara Penolakan Pemakaman Pasien Covid-19 di Banyumas, Bupati Minta Maaf dan Pimpin Pembongkaran Makam

Regional
Keluarga Pasien Corona: Kenapa Kamu Larang Saya Keluar, Nanti Saya Bakar Sekalian Rumah Ini

Keluarga Pasien Corona: Kenapa Kamu Larang Saya Keluar, Nanti Saya Bakar Sekalian Rumah Ini

Regional
Dua Warga Pemalang Positif Corona, Punya Riwayat Pernah ke Semarang dan DIY

Dua Warga Pemalang Positif Corona, Punya Riwayat Pernah ke Semarang dan DIY

Regional
Menyoal Kedatangan 316 WNI dari Italia, Dinyatakan Sehat Setelah Karantina di Kapal dan Rapid Tes di Bali

Menyoal Kedatangan 316 WNI dari Italia, Dinyatakan Sehat Setelah Karantina di Kapal dan Rapid Tes di Bali

Regional
5 Fakta Siswi SMK Diperkosa 7 Temannya, Terbongkar dari Ancaman Pelaku di Ponsel, Korban Alami Trauma

5 Fakta Siswi SMK Diperkosa 7 Temannya, Terbongkar dari Ancaman Pelaku di Ponsel, Korban Alami Trauma

Regional
Oknum PNS Ditangkap Polisi Gara-gara Gadaikan 26 Mobil Sewaan

Oknum PNS Ditangkap Polisi Gara-gara Gadaikan 26 Mobil Sewaan

Regional
Purwakarta Batasi Hilir Mudik Kendaraan AKDP dan Bolehkan Angkot Tetap Beroperasi

Purwakarta Batasi Hilir Mudik Kendaraan AKDP dan Bolehkan Angkot Tetap Beroperasi

Regional
Dituding Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji Sebut Hanya Skenario Anggota Keluarga untuk Memeras Uang

Dituding Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji Sebut Hanya Skenario Anggota Keluarga untuk Memeras Uang

Regional
'Rapid Test', 11 Warga Sumedang Positif Covid-19 dan 4 di Antaranya Tenaga Medis

"Rapid Test", 11 Warga Sumedang Positif Covid-19 dan 4 di Antaranya Tenaga Medis

Regional
Puluhan Santri di Kaltim Berstatus ODP, Pernah Hadir di Ijtima Ulama Gowa

Puluhan Santri di Kaltim Berstatus ODP, Pernah Hadir di Ijtima Ulama Gowa

Regional
RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X