Diduga Menyuap Pejabat Kemenkeu, Wali Kota Balikpapan Enggan Komentar

Kompas.com - 29/09/2018, 16:04 WIB
Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi. HBA/KOMPAS.comWali Kota Balikpapan, Rizal Effendi.

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Wali kota Balikpapan, Rizal Effendi disebut-sebut terlibat dalam kasus suap yang menimpa pejabat Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Yaya Purnomo dan Rifa Surya.

Yaya dan Rifa diduga menerima uang sebesar Rp 1,3 miliar dari Pemkot Balikpapan atas persetujuan Wali Kota Balikpapan.

Uang suap itu diberikan terkait pengurusan DID Tahun Anggaran 2018 untuk Kota Balikpapan. Pemberian uang tersebut dilakukan lewat penyerahan dua buah buku rekening beserta kartu ATM.

Baca juga: Kasus RAPBN-P, KPK Panggil Wali Kota Balikpapan


Saat dimintai konfirmasi, Rizal tidak banyak berkomentar. Menurutnya, dia sudah banyak memberikan klarifikasi pada saat diperiksa KPK.

“Terimakasih, waktu pemeriksaan di KPK, saya sudah mengklarifikasi. Itu saja komentar saya,” singkatnya.

Nama Rizal Effendi muncul dalam kasus penyuapan pejabat Kemenkeu, ketika jaksa KPK menbacakan kasus dugaan terhadap Yaya, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (27/9/2018).

Bersama enam kepala daerah lain, Rizal dikabarkan juga turut menyuap Yaya dan Rifa hingga Rizal kemudian diperiksa KPK.

Baca juga: Wali Kota Balikpapan Berkendara Motor dari Gereja ke Gereja

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X