Menyamar Jadi Kapolres hingga Wali Kota, Bapak dan Anak Divonis Penjara

Kompas.com - 21/09/2018, 12:08 WIB
Terdakwa Alimuddin (kiri) dan Aswin (tengah) serta Candra Alimuddin (Kanan) saat jalani sidang di Ruang Garuda 2, PN Surabaya, Rabu, (19/9/2018). SURYA/Syamsul ArifinTerdakwa Alimuddin (kiri) dan Aswin (tengah) serta Candra Alimuddin (Kanan) saat jalani sidang di Ruang Garuda 2, PN Surabaya, Rabu, (19/9/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - Alimuddin dan anaknya, Candra, divonis penjara masing-masing 2,5 tahun dan 1,5 tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (19/9/2018).

Keduanya bersama kolega mereka, Aswin, divonis setelah melakukan penipuan dengan mengaku-ngaku, mulai dari sebagai Kapolres, Bupati hingga Wali Kota.

“Menyatakan terdakwa Alimuddin terbukti bersalah atas tindak pidana penipuan, dan menghukum terdakwa selama 2 tahun 6 bulan. Sedangkan untuk terdakwa Candra dan Aswin masing-masing 1 tahun 6 bulan,” kata Ketua Majelis Hakim PN Surabaya, Dwi Winarko, di Ruang Sidang Garuda 2.

Baca juga: Paket Misterius dari Tang Li di Guangzhou China Berlanjut di Medan, Kantor Bawaslu Jadi Sasaran

Ketiganya divonis berbeda lantaran Alimuddin menjadi otak pelaku penipuan tersebut. Menanggapi putusan itu, semua terdakwa mengaku menerima.

Berbeda dengan terdakwa, jaksa I Gede Willy Pramana mengaku pikir-pikir atas putusan tersebut.

Majelis hakim mempertimbangkan hal yang meringankan terdakwa, mereka bertindak sopan, dan menyesali perbuatannya serta tidak berbelit selama persidangan.

Baca juga: Peserta Membludak Saat Mahfud MD Bicara di Unhas, Rektor Minta Maaf

Kelompok ini diketahui beraksi sekitar 2008 hingga 2013 lalu. Pelaku sering melakukan kegiatan penipuan namun belum pernah terbongkar.

Selain mengaku sebagai Kapolres Tanjung Perak, mereka pernah mengaku sebagai Wali Kota Jakarta Timur, korban ditipu hingga Rp 600 juta.

Mereka juga mengaku Bupati Makassar, korban merugi Rp 30 juta, mengaku Bupati di daerah Maluku dan korban pengusaha dimintai Rp 50 juta. Mereka tertangkap ketika mengaku sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Baca juga: Begini Kata Tetangga Eko yang Hibahkan Tanahnya untuk Akses Jalan

Saat sidang, Alimuddin sempat minta keringanan hukuman karena khawatir mendapat giliran beribadah haji. Dia mengaku sudah mendaftar haji sejak 2009.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belanja Online di Lumbung Pangan Jatim, Program Gratis Ongkir Kini Jangkau 19 Daerah

Belanja Online di Lumbung Pangan Jatim, Program Gratis Ongkir Kini Jangkau 19 Daerah

Regional
Buang Bayinya di Tempat Sampah, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Buang Bayinya di Tempat Sampah, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Regional
Dampak PSBB Selama Pandemi, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Subang Menurun

Dampak PSBB Selama Pandemi, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Subang Menurun

Regional
Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Saat Pernikahan Anaknya, Ini Penjelasan Kades

Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Saat Pernikahan Anaknya, Ini Penjelasan Kades

Regional
Satu Perusahaan Minyak Sawit Ditutup gegara 9 Karyawan Positif Corona

Satu Perusahaan Minyak Sawit Ditutup gegara 9 Karyawan Positif Corona

Regional
Di Purbalingga, Tak Bermasker Dihukum Kerja Bakti di Kantor Kecamatan

Di Purbalingga, Tak Bermasker Dihukum Kerja Bakti di Kantor Kecamatan

Regional
Petugas Perlindungan Anak yang Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan Diduga Kabur

Petugas Perlindungan Anak yang Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan Diduga Kabur

Regional
Detik-detik Jembatan Gantung Putus, Warga Sakit yang Ditandu Tewas Usai Jatuh ke Sungai

Detik-detik Jembatan Gantung Putus, Warga Sakit yang Ditandu Tewas Usai Jatuh ke Sungai

Regional
Ada Klaster Komunitas Senam di Karawang, yang Positif Sudah 7 Orang

Ada Klaster Komunitas Senam di Karawang, yang Positif Sudah 7 Orang

Regional
Pungutan Sekolah Harus Dikembalikan, Kepsek: Kami Sudah Terlanjur Belikan Seragam untuk Siswa Baru

Pungutan Sekolah Harus Dikembalikan, Kepsek: Kami Sudah Terlanjur Belikan Seragam untuk Siswa Baru

Regional
Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Regional
Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Regional
Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Regional
Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Regional
Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X