Khofifah Gandeng Australia Kembangkan Jagung di Madura

Kompas.com - 20/09/2018, 17:28 WIB
Khofifah Indar Parawansa akan mengembangkan potensi jagung di Madura bersama dengan pemerintah Australia. Kode Penulis : KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANKhofifah Indar Parawansa akan mengembangkan potensi jagung di Madura bersama dengan pemerintah Australia.

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa akan menggandeng pemerintah Australia dalam mengembangkan produktivitas jagung di Madura, setara dengan produktivitas Jawa Timur atau tingkat nasional. Rata-rata produktivitas jagung di Madura masih sangat rendah, yakni 2 ton per hektar.

Khofifah saat berada di Pamekasan, Rabu (19/9/2018), mengatakan, produktivitas jagung nasional rata-rata 9 ton per hektar.

Sedangkan di Jawa Timur rata-rata produktivitas jagung per hektar mencapai 5,4 ton per hektar.

Untuk di Madura baru 1-2 ton per hektar. Di Madura, potensi pengembangan jagung sangat besar.

"Berdasarkan uji coba pemerintah Australia di Pamekasan dan Sumenep, produktivitas jagung bisa mencapai 4 ton per hektar, bahkan bisa lebih," ujar Khofifah.

Baca juga: Khofifah Enggan Jadi Ketua Tim Sukses Jokowi-Maruf di Jawa Timur

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU ini menambahkan, pengembangan produktivitas jagung di Madura masih ada kendala. Di antaranya soal bibit dan masa tanam. Namun kendala itu bisa diatasi.

"Kalau bibit bisa didrop oleh distributor. Sedangkan problem masa tanam di Pamekasan tinggal sosialisasi antara masa tanam padi ke tembakau, masih bisa di sela dengan tanaman jagung yang waktunya relatif singkat. Pihak Konsulat Jenderal Australia sudah bertemu saya kemarin soal pengembangan jagung Madura," ungkapnya.

Selain soal bibit dan masa tanam, persoalan irigasi juga perlu mendapat perhatian. Khofifah sudah memiliki data dan peta kebutuhan irigasi di Madura. Bahkan data tentang anggaran kebutuhan pembangunan irigasi, lengkap dengan titik kordinat per desa, juga sudah dikantongi.

"Data tentang kebutuhan irigasi sudah saya kantongi tiga hari yang lalu. Tinggal sinergitas pembangunan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota yang perlu dibangun," ucapnya.

Baca juga: Khofifah: Kalau Saya, Ya Dukung Pak Jokowi...

Khofifah yakin, peningkatan produktivitas jagung di Madura akan berhasil dan bisa membantu program pemerintah untuk swasembada pangan naisonal.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Regional
Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Regional
Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Regional
Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X