Khofifah Enggan Jadi Ketua Tim Sukses Jokowi-Ma'ruf di Jawa Timur

Kompas.com - 19/09/2018, 17:46 WIB
Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri tahun baru Hijriyah di Pamekasan, Rabu (19/9/2018). Khofifah enggan menjadi ketua tim sukses pemenangan pasangan Jokowi-Maruf Amin di Jawa Timur. KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANKhofifah Indar Parawansa saat menghadiri tahun baru Hijriyah di Pamekasan, Rabu (19/9/2018). Khofifah enggan menjadi ketua tim sukses pemenangan pasangan Jokowi-Maruf Amin di Jawa Timur.

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, enggan menjadi ketua tim sukses pasangan calon Presiden-Wakil Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin di Jawa Timur.

Hal ini disampaikan Khofifah saat menghadiri peringatan tahun baru Hijriyah di Pamekasan, Rabu (19/9/2018) bersama dengan ribuan anggota Muslimat.

Khofifah menyarankan, ketua tim sukses di Jawa Timur, sebaiknya dari pimpinan partai politik pengusung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Dirinya tinggal mengikuti apa yang menjadi kebijakan pimpinan partai politik dan tim sukses untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf.

Baca juga: Khofifah: Kalau Saya, Ya Dukung Pak Jokowi...

"Saya bukan orang partai politik. Jadi yang pas para pimpinan partai untuk menjadi ketua tim sukses pemenangan di Jawa Timur," ujar Khofifah.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ini menambahkan, meski tidak di jabatan struktural tim sukses, dirinya tetap berada di barisan perjuangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Khofifah mengaku, ia bersama Jokowi pernah mewujudkan Nawa Cita ketika dirinya masih menjabat Menteri Sosial.

Namun, meski mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Khofifah mengajak para pendukungnya, terutama Muslimat NU agar tetap mejaga dan menjunjung tinggi perbedaan pilihan politik.

Baca juga: Khofifah: Debat Capres dalam Bahasa Inggris, yang Paham Siapa?

Terutama, pada Pemilu 2019 dan Pilpres mendatang. Sebab Muslimat NU hendaknya menjadi penyejuk di tengah-tengah masyarakat.

"Muslimat harus banyak membaca burdah agar situasi tetap dingin, sejuk di tahun politik tahun depan," pungkasnya.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati dan Wakilnya Sama-sama Ikut Pilkada Rembang, Ini Nomor Urutnya

Bupati dan Wakilnya Sama-sama Ikut Pilkada Rembang, Ini Nomor Urutnya

Regional
Sederet Fakta Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Ilegal dan Polisi Tak Berani Bubarkan

Sederet Fakta Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Ilegal dan Polisi Tak Berani Bubarkan

Regional
KontraS Tagih Janji Gubernur Sumut soal Penyelesaian Konflik Agraria

KontraS Tagih Janji Gubernur Sumut soal Penyelesaian Konflik Agraria

Regional
Pertamina Hulu Kaltim Klaster Baru Covid-19 di Balikpapan, 109 Pekerja Positif Corona

Pertamina Hulu Kaltim Klaster Baru Covid-19 di Balikpapan, 109 Pekerja Positif Corona

Regional
9 Mahasiswa Peserta Aksi Hari Tani Nasional di Makassar Ditahan, Ini Alasan Polisi

9 Mahasiswa Peserta Aksi Hari Tani Nasional di Makassar Ditahan, Ini Alasan Polisi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Relawan Meninggal karena Corana | Jefri Dibunuh gara-gara Judi Game Online

[POPULER NUSANTARA] Polisi Relawan Meninggal karena Corana | Jefri Dibunuh gara-gara Judi Game Online

Regional
Ajakan Makan Malam, Berakhir dengan Pembunuhan...

Ajakan Makan Malam, Berakhir dengan Pembunuhan...

Regional
Tertipu di Malaysia, Syamsuddin 8 Hari Jalan Kaki Menyusuri Hutan Krayan, Berbekal Air, Garam, Vetsin

Tertipu di Malaysia, Syamsuddin 8 Hari Jalan Kaki Menyusuri Hutan Krayan, Berbekal Air, Garam, Vetsin

Regional
Sesaat Sebelum Tewas Dibunuh, Ibu Ini Menelepon Anaknya, Ternyata Dibunuh Oleh Suami Siri

Sesaat Sebelum Tewas Dibunuh, Ibu Ini Menelepon Anaknya, Ternyata Dibunuh Oleh Suami Siri

Regional
Adik Parti Liyani: Dia Pernah Telepon Mengabari Sedang Punya Kasus dan Minta Doa

Adik Parti Liyani: Dia Pernah Telepon Mengabari Sedang Punya Kasus dan Minta Doa

Regional
Temukan Ukiran Putri Duyung, Arkeolog: Ini Data Baru Tentang Asal-usul Warga Sentani

Temukan Ukiran Putri Duyung, Arkeolog: Ini Data Baru Tentang Asal-usul Warga Sentani

Regional
Polisi Tak Berani Bubarkan Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Alasannya

Polisi Tak Berani Bubarkan Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Alasannya

Regional
Saat Demo Dibubarkan dan Konser Dangdut Dibiarkan...

Saat Demo Dibubarkan dan Konser Dangdut Dibiarkan...

Regional
Polda Sulut Tangkap 3 Orang Sindikat Pengedar Sabu Antar-provinsi

Polda Sulut Tangkap 3 Orang Sindikat Pengedar Sabu Antar-provinsi

Regional
Dapat Nomor Urut 2, Paslon Petahana Pilkada Trenggalek Akan Berkampanye Penuh Cinta

Dapat Nomor Urut 2, Paslon Petahana Pilkada Trenggalek Akan Berkampanye Penuh Cinta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X