Kompas.com - 13/09/2018, 19:56 WIB
Ilustrasi FREEPIK.COMIlustrasi

 

SOLO, KOMPAS.com--Seorang mahasiswa program studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik (FT)  Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bernama Guntur Suryo Hapsoro (20) dilaporkan tewas setelah terjatuh dari lantai empat gedung 5 FT UNS, Kamis ( 13/9/2018).

Sebelum ditemukan tewas, korban diketahui memiliki riwayat depresi.

Kepala Prodi Arsitektur FT UNS Surakarta, Amin Sunadyo, Kamis (13/9/2018) membenarkan tewasnya mahasiswa Program Studi Arsitektur angkatan 2016 itu.

Guntur meninggal setelah dirawat beberapa jam di Rumah Sakit Dr Oen Kandang Sapi.

"Korban dinyatakan meninggal dunia pukul 15.41 WIB di RS Dr Oen Kandang Sapi. Penyebab jatuhnya masih belum diketahui dan kami sudah berkoordinasi dengan Polsek Jebres untuk menyelidiki kejadian tersebut," tutur Amin.

Usai dinyatakan meninggal, kata Amin, jenazah korban dipulangkan ke rumah duka di Griya Payung Indah B1 Rt 01 RW 15, Pudak Payung, Banyumanik, Semarang.

Baca juga: Pria Tewas Terjatuh ke Saluran Air di Sunter Saat Tidur

Kasat Reskrim Polresta Solo, Kompol Fadli yang dikonfirmasi terpisah menyatakan,  polisi masih menyelidiki penyebab tewasnya korban.

Namun berdasarkan keterangan temannya, korban pernah mengalami depresi dan mengambil cuti kuliah.

"Dan berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, belum ditemukan indikasi orang lain terlibat dalam kasus ini. Masih dalam penyelidikan," kata Fadli. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X